BAGI-BAGI STARTERPACK, MAHASISWA KKN UNDIP DUKUNG UPAYA PUTUS RANTAI PENULARAN COVID-19

Semarang (22/01) – Memasuki awal tahun 2020, dunia telah digemparkan oleh munculnya suatu wabah penyakit misterius layaknya pneumonia yang merebah sebanyak 27 kasus positif di Wuhan, China. Pemerintah kemudian mengungkapkan penyebaran virus ini sudah muncul sejak Desember 2019 dan telah menyebar di 69 negara. Sejak Indonesia mengonfirmasi virus ini telah menyebar di berbagai daerah, Semarang sendiri update terakhir pada Jumat 5 Februari 2021 tercatat total kasus terkonfirmasi mencapai angka 28.165 dari angka sebelumnya 28.008. dilansir dari laman https://siagacorona.semarangkota.go.id/

Pemerintah telah melakukan berbagai kebijakan untuk menangani dan melakukan pencegahan COVID-19. Pemerintah Semarang membentuk beberapa kebijakan saat pandemi COVID-19 ini diantaranya pembatasan sosial dan menjaga pola hidup sehat supaya terhindar dari berbagai macam virus. Namun, untuk memutus rantai penyebaran penularan COVID-19 diperlukan kepatuhan dalam menerapkan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) dalam kehidupan sehari-hari.

WHO telah menganjurkan penggunaan masker oleh semua orang di tempat-tempat umum untuk menghindari paparan akan virus corona. Rekomendasi ini berbeda dengan rekomendasi WHO sebelumnya yang menyebutkan bahwa masker hanya digunakan oleh mereka yang sakit. Sejumlah negara termasuk Indonesia mengadopsi rekomendasi terbaru dari WHO. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 juga meminta masyarakat menggunakan masker kain 3 lapis. Sementara, masker bedah dan masker N95 hanya untuk tenaga medis. Masker kain 3 lapis disebut mempunyai efektivitas 70 persen menangkal virus.

Hal ini sejalan dengan program salah satu mahasiswi KKN Tim I Undip, yaitu Sosialisasi Pecegahan COVID-19 dan Pembagian Starterpack Pencegahan COVID-19 kepada Pedagang di sekitar Kelurahan Bulusan. Program ini bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka penyebaran COVID-19 diwilayah kota Semarang, khususnya Kelurahan Bulusan.

Sosialisasi dan pembagian starterpack kepada pedagang di sekitar Kelurahan Bulusan

Pelaksanaan kegiatan ini sukses diselenggarakan serta diterima dengan baik oleh pedagang di sekitar Kelurahan Bulusan pada hari Jumat (22/01). Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan penjelasan mengenai pentingnya menjaga kebersihan minimal menggunakan hand sanitizer, penggunaan masker dengan baik dan benar, serta cara mencuci masker kain yang didukung dengan pembagian starterpack dan leaflet. Harapannya, dengan adanya program ini pedagang paham dan sadar akan pentingnya memakai masker dan perawatannya, serta selalu menjaga kebersihan tangan minimal menggunakan hand sanitizer.

Penulis : Rizky Pradityana Ramadhani – TIM I KKN UNDIP

DPL : Heri Sugito, S.Si., M.Sc