Mahasiswa Undip Bantu UMKM di Tanah Air Cerdas Pencatatan Akuntansi Digital

Batam (05/02/21), Indonesia merupakan negara dengan jumlah UMKM yang cukup tinggi. Dilansir oleh liputan6.com, Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai 64 juta. Angka tersebut mencapai 99,9 persen dari keseluruhan usaha yang beroperasi di Indonesia. Sayangnya karena merebaknya pandemi Covid-19 membuat sejumlah UMKM kesulitan bahkan gulung tikar belakangan ini.  Salah satu langkah UMKM agar dapat bertahan di masa pandemi adalah dengan mengelola keuangan sebaik dan seefisien mungkin. Hal tersebut tentunya ditunjang dengan adanya pencatatan keuangan bagi setiap UMKM. 

Akan tetapi, nyatanya di era digital saat ini sebagian besar UMKM ditemukan masih melakukan pencatatan keuangan secara konvensional bahkan masih banyak yang tidak memiliki pencatatan keuangan sama sekali. Padahal, dengan adanya pencatatan akuntansi, pelaku UMKM dapat mengetahui sehat atau tidaknya usaha mereka dan juga dapat menerapkan strategi terbaik. Rendahnya pencatatan keuangan bagi UMKM ini, mendorong Nadiah, mahasiswa Undip yang sedang melakukan KKN pada tahun ini, untuk melakukan edukasi dan penyuluhan pencatatan keuangan berbasis digital kepada beberapa UMKM di Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota. Aplikasi SIAPIK merupakan solusi yang dihadirkan oleh mahasiswa Undip ini.  Aplikasi tersebut merupakan aplikasi pencatatan keuangan digital bagi usaha mikro dan kecil yang diluncurkan oleh Bank Indonesia dan dapat dengan mudah di unduh secara gratis melalui smartphone.

Program ini diawali dengan melakukan penyuluhan kepada beberapa UMKM terkait strategi jitu bertahan di masa pandemi. Kemudian, dilanjutkan dengan membagikan leaflet aplikasi SIAPIK sebagai pedoman pencatatan keuangan dan mengajak UMKM tersebut untuk ikut berpatisipasi dalam Web Seminar pencatatan keuangan berbasis digital. Web Seminar ini dilakukan untuk mencegah adanya kerumunan atau mengumpulkan para pelaku UMKM dalam satu tempat sehingga dapat memutus rantai penyebaran Covid-19. Web Seminar dilakukan secara daring via zoom dan dihadiri oleh 10 pelaku UMKM yaitu Inel Rumah Katun, Diana Juice, Andika Toys, Toko Sembako Budi, Tania Catering, Dapur Nyai, Warung Atay, Malaya Balloons, Padmi Bakery, Servis Sepeda Motor Berkah serta mahasiswa KKN Tim I Undip, Nadiah Fadhilah Kumangki dari program studi Akuntansi. Web Seminar ini membahas tentang pentingnya pencatatan keuangan, langkah-langkah melakukan pencatatan keuangan berbasis digital melalui aplikasi SIAPIK, kelebihan melakukan pencatatan keuangan digital, serta berdiskusi tentang masalah-masalah pencatatan akuntansi yang menjadi penghambat para UMKM untuk berkembang. Disamping itu, Nadiah juga melakukan penyuluhan kepada beberapa masyarakat dalam hal pengelolaan keuangan rumah tangga di masa pandemi.

Melalui program ini, diharapkan dapat memberikan dampak besar bagi para pelaku UMKM untuk terus berkembang dan masyarakat luas dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan di era pandemi ini.

Penulis : Nadiah Fadhilah Kumangki/12030117140211-Fakultas Ekonomika dan Bisnis – Akuntansi

Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Ir. Florentina Kusmiyati, M.Sc.