VIRAL!! SEORANG MAHASISWA UNDIP MEMBUAT TOUCHLESS HANDSANITIZER

Bulusan, Kota Semarang (12/02/2021) diawali dengan survei pada minggu pertama yang dilakukan pada Kelurahan Bulusan, Tembalang, Kota Semarang, ditemukan banyaknya kegiatan yang dilakukan oleh warga bulusan terutama dalam kegiatan ke agama-an yang bertempat dirumah ibadah. Ditengah pandemi Covid-19 ini, warga diperbolehkan menjalani kegiatan seperti biasanya, namun diharuskan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak aman 1,5 meter, dan sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, terutama setelah menyentuh barang-barang yang berada pada tempat umum. Hal ini menjadi latar belakang program yang dibuat oleh Tim KKN I, yaitu Touchless Hand Sanitizer. Hand Sanitizer merupakan salah satu solusi praktis untuk mencuci tangan ketika diluar rumah, karena lebih ringkas dan tidak memerlukan air dalam penggunaannya. Touchless Hand Sanitizer ini nantinya akan diletakkan pada tempat ibadah yang berada pada kelurahan bulusan.

 

MINGGU III: PENYERAHAN TOUCHLESS HAND SANITIZER

Minggu keetiga KKN Bulusan diisi dengan penyerahan Touchless Hand Sanitizer yang ditempat kan di masjid kelurahan bulusan. Touchless artinya tanpa sentuhan, bertujuan untuk meminimalisir sentuhan yang diperlukan oleh pengguna hand sanitizer. Komponen yang akan digunakan untuk membuat alat ini yaitu peralon ukuran 3 dan 4 inci dan wadah untuk tempat hand sanitizer. Untuk mengganti sentuhan pada botol hand sanitizer, peralon dibentuk sebagai pengganti tangan di atas botol hand sanitizer. Cara penggunaannya cukup sederhana, yaitu cukup menekan peralon yang dibentuk sebagai pedal dengan kaki dan otomatis akan menekan botol hand sanitizer.

MINGGU III: PENEMPATAN TOUCHLESS HAND SANITIZER

Warga Kelurahan Bulusan, terutama yang berada di rumah ibadah atau masjid. tampak cukup antusias dengan kehadiran Touchless Hand Sanitizer. Mereka menilai ide pembuatan alat tersebut sangat brilian karena sederhana namun cukup efektif, serta penempatannya sangat tepat.

Penulis : Khashoggi Permadi Putra, KKN TIM I Kelurahan Bulusan.

Dosen Pembimbing Lapangan : Yuliana Kristanto., S.A.P, M.Si