GAWAT! MAHASISWA KKN UNDIP MALAH AJAK WARGA TEMBALANG HADAPI PANDEMI DENGAN CARA SALING BERGANDENGAN!

Semarang, Rabu (3/2/2021), Salah satu mahasiswa Universitas Diponegoro, Maya Kharta Siahaan alias marta gencar untuk menularkan kebiasaan hadapi pandemi dengan bergandengan.  Dalam menghadapi pandemi ini kita harus tetap “bergandengan”, pikiran dan perasaan kita harus saling bergandeng untuk satu tujuan yaitu lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas dari ancaman pandemi korona” ujarnya. Dalam mencapai niatnya tersebut, Marta melaksanakan program desiminasi jaga lingkungan di masa pandemi korona sebagai salah satu program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang berlangsung.

Dibimbing oleh Dr. Amirudin,MA selaku dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro desiminasi ini dilaksanakan di kediaman ketua RT 03 RW 01 Kelurahan Tembalang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Target utama program ini merupakan para pemuda yang bertempat tinggal di RT 03 RW 01. Menurut Marta, para pemuda dapat memberikan pengaruh besar terhadap lingkungannya. Dipilihnya pemuda di RT 03 RW 01 sebagai target pelaksanaan program desiminasi ini juga berdasarkan oleh hasil survey penduduk di RT 03 RW 01 bahwa sebagian besar penduduk di RT 03 adalah pemuda yang berstatus mahasiswa maupun pekerja. Selain itu, desiminasi juga dilakukan secara daring melalui grup PKK dan grup pemilik kos-kosan di RT 03

Program desiminasi jaga lingkungan dengan saling bergandengan untuk hadapi masa pandemi ini dilakukan oleh Marta karena Marta melihat permasalahan di kelurahan tembalang khususnya di RT 03 RW 01 yang minimnya interaksi dan sikap saling mengingatkan antar tetangga mengenai pentingnya menaati protokol kesehatan di masa pandemi. Salah satu penyebab dari permasalahan tersebut yaitu karena sebagian besar penduduknya adalah warga pendatang sehingga memunculkan sikap yang acuh tidak acuh terhadap tetangga satu sama lain. Padahal seperti yang telah kita ketahui, untuk menekan angka penyebaran korona, kita bukan hanya berkewajiban untuk menaati protokol kesehatan tetapi kita harus mendukung satu sama lain dengan cara saling mengingatkan.

Pelaksanaan program desiminasi tersebut mendapatkan dukungan dari Pak Arif selaku ketua RW setempat juga oleh Bapak Aris selaku ketua RT setempat dan berharap dengan pelaksanaan program tersebut, warga bisa lebih pro aktif untuk mematuhi protokol kesehatan sehingga tercipta lingkungan bermasyarakat yang lebih baik dan lebih bersih.