**Kondisi Keuangan Keluarga Terancam Karena Pandemi, Mahasiswa KKN UNDIP Berikan Edukasi Pengelolaan Keuangan Keluarga

Banjarnegara – Juli 2021. Pandemi Covid-19 di Indonesia telah berlangsung lebih dari satu setengah tahun terhitung sejak tanggal 2 Maret tahun 2020 hingga saat ini dan belum menunjukan tanda-tanda akan segera berakhir. Banyak ketidakpastian terjadi akibat adanya kondisi tersebut di segala aspek, termasuk pada aspek finansial. PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang dilakukan oleh perusahaan menyebabkan orang kehilangan pekerjaan. Hal tersebut berdampak pada berkurangnya pendapatan yang diperoleh sehingga memicu terjadinya masalah finansial karena umumnya di masa pandemi seperti saat ini kebutuhan justru semakin meningkat. Berkurangnya pendapatan masyarakat juga dapat semakin menambah kesenjangan antara penduduk kaya dan miskin yang ada di Indonesia. Sehingga penting dilakukan pengelolaan keuangan untuk mengatasi masalah finansial dan kesenjangan ekonomi terutama di masa pandemi. Namun, tidak semua orang memiliki pemahaman dan juga kesadaran melakukan pengelolaan keuangan apalagi pengelolaan keuangan keluarga. Banyak masyarakat menganggap pengelolaan keuangan keluarga merupakan hal yang tidak terlalu penting untuk dilakukan.

Melihat fenomena tersebut, di minggu ke-3 pelaksanaan kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata), Liqoin Atha Setyanurdiana, Mahasiswa KKN Tim 2 Universitas Diponegoro Tahun Akademik 2020/2021 dari Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, berupaya meningkatkan pemahaman warga Desa Bawang terutama pada kalangan ibu-ibu untuk melakukan pengelolaan keuangan keluarga melalui edukasi dan sosialisasi yang bertajuk “Pengelolaan Keuangan Keluarga di Masa Pandemi Covid-19”

Pelaksanaan kegiatan edukasi secara online melalui platform Zoom Meeting.
Pelaksanaan kegiatan edukasi secara offline dengan sistem door to door.
Leaflet “Pengelolaan Keuangan Keluarga di Masa Pandemi Covid-19”.

Edukasi dan sosialisasi dilakukan kepada warga RT 02/01 dan RT 03/01 Desa Bawang, Kec. Bawang, Kab. Banjarnegara secara online dan offline dengan menggunakan leaflet sebagai media pendukung. Kegiatan edukasi dan sosialisasi secara online dilakukan kepada warga RT 02/01 dengan menggunakan platform Zoom Meeting, sedangkan untuk warga RT 03/01 dilakukan secara offline dengan sistem door to door. Selain itu, edukasi juga dilakukan melalui grup WhatsApp ibu-ibu PKK di kedua RT tersebut. Melalui kegiatan ini diharapkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan keluarga dapat meningkat sehingga masalah finansial pada keluarga dapat teratasi dan mengurangi kesenjangan ekonomi.

Penulis : Liqoin Atha Setyanurdiana (Akuntansi, 2018)

DPL : Ir. Hermin Werdiningsih,MT