Varian Delta Semakin Mengganas, Mahasiswa UNDIP Perkenalkan Inovasi Tisu Basah Disinfektan

SEMARANG, Ngesrep (23/7/2021) Di masa pandemi ini, kewaspadaan terhadap penularan virus harus selalu ditingkatkan. Virus bisa menular dari berbagai perantara seperti cairan dari orang lain, dan benda yang sering tersentuh. Untuk itu, salah satu cara memutus rantai penularan COVID-19 adalah dengan menjaga kebersihan dengan membunuh virus COVID-19 sebelum ia menginfeksi tubuh kita. Berbagai cara diantaranya adalah menggunakan antiseptik untuk membasuh tangan dan bagian tubuh, dan disinfektan yang disemprotkan atau diusapkan pada berbagai benda mati yang mungkin terpapar virus.

Meningkatnya kembali kasus COVID-19 di Kota Semarang, khususnya di daerah RW 04, Kelurahan Ngesrep, Kecamatan Banyumanik telah menjadikannya zona merah kasus COVID-19. Maka dengan itu diperlukan sebuah inovasi alat pembersih yang mudah dibuat oleh masyarakat agar terhindar dari virus. Sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata Tim II Universitas Diponegoro 2021, Muhammad Razief Razqie (22), menjadikan Penyuluhan Pembuatan Tisu Basah Disinfektan dari Pembersih Cair Lantai Kamar Mandi sebagai program yang dilaksanakan pada Keluharan Ngesrep. Program ini dilaksanakan dengan tujuan agar masyarakat dapat menggunakan alternatif disinfektan yang mudah dibuat.

Pemberian sample Tisu Basah Disinfektan kepada ketua RT 03, RW 04 Kelurahan Ngesrep

Penyuluhan dilakukan dengan cara menyebarkan video YouTube melalui grup Whatsapp RT 03, serta melalui chat Whatsapp ketua RW 04.

Reportase Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tim II Tahun 2021 Universitas Diponegoro
Penulis : Muhammad Razief Razqie (Sastra Inggris/13020118140137)
Dosen Pembimbing : Irawati, S.H, M.H (NIP. 199001062018032001)