Mahasiswa UNDIP Ajak Masyarakat Cegah Penyebaran Covid 19 dengan Bahan Alami Laut!

Semarang (24/7), hampir dua tahun, pandemi Covid 19 masih mewabah di seluruh dunia. Tercatat lebih dari tiga juta jiwa penduduk Indonesia terkonfirmasi positif Covid 19. Pemerintah terus menggalakan penerapan protokol kesehatan 5M kepada masyarakat. 5M tersebut yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Rutin mencuci tangan setelah beraktivitas menjadi salah satu protokol kesehatan yang cukup efektif untuk mencegah penularan virus Covid 19. Namun tentunya cuci tangan tersebut harus dilakukan secara benar. Mencuci tangan setidaknya dilakukan selama 20 detik dengan menggunakan sabun antiseptik dan air mengalir agar dapat  membunuh virus dan kuman-kuman lainnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro terhadap penerapan prokes di kalangan masyarakat, masih didapati masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, survei tersebut dilakukan di Desa Kalongan, Kabupaten Semarang. Oleh karena itu melalui Program Kuliah Kerja Nyata ini, Mahasiswa UNDIP mengajak masyarakat Desa Kalongan tepatnya RT 04 RW 08 untuk menerapkan protokol kesehatan dengan memberikan edukasi cara cuci tangan yang benar dan  sosialisasi  pembuatan sabun cuci tangan (sabun antiseptik) dari bahan alami laut. Bahan alami laut tersebut adalah Spirulina sp.

Hasil Pembuatan Sabun Antiseptik Spirulina (Sumber : Dok. Pribadi)

Spirulina sp. sendiri merupakan mikroalga berbentuk spiral yang dapat tumbuh dengan baik dibeberapa kondisi salinitas perairan. Spirulina sp. diketahui memiliki kandungan senyawa alkaloid, saponin, fenol dan kuinon yang berpotensi sebagai sumber senyawa antibakteri dan antioksidan. Penggunaan sabun antiseptik Spirulina untuk cuci tangan akan membuat tubuh terhindar dari penyakit karena dapat membunuh virus dan bakteri.

Kegiatan edukasi cara cuci tangan dan sosialisasi pembuatan sabun antiseptik Spirulina ini, dilakukan secara door to door dengan penjelasan melalui leaflet dan pemberian produk sabun antiseptik Spirulina. Metode tersebut dimaksudkan untuk menghindari kerumunan agar tidak terjadi penyebaran Covid 19. Kegiatan ini juga sebagai wujud dukungan terhadap pemerintah dalam upaya pencegahan penularan virus Covid 19 yang juga selaras dengan tema dari program KKN UNDIP yaitu “Sinergi Perguruan Tinggi dengan Masyarakat di Masa Pandemi Covid 19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) Melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata”. Adanya kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan juga sebagai inspirasi alternatif usaha pembuatan sabun antiseptik untuk menunjang ekonomi masyarakat di masa pandemi.

Penulis : Dyah Tsani Azzahra, Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro.

DPL : Bagus Rahmanda, S.H., M.H.