Ekonomi Menurun Saat Pandemi Covid-19, Mahasiswa Undip Sosialisasikan Peluang Usaha Olahan Produk Abon Ikan Lele

Kasus positif Covid-19 di Indonesia yang masih cukup tinggi mendorong pemerintah dan masyarakat untuk melakukan tindakan pencegahan rantai penyebaran Covid-19. Salah satu langkah dari pemerintah yaitu penerapan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hal tersebut sangat berdampak bagi perekonomian masyarakat, sehingga diperlukan suatu peluang usaha baru dengan biaya minimalis tapi harganya mampu bersaing dipasaran serta dapat dijalankan dimasa pandemi seperti saat ini.

Selain itu, akibat meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia mendorong masyarakat untuk melakukan kegiatan dari rumah atau secara online, seperti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Tim II tahun 2021 yang diharuskan dilakukan secara online, dimana KKN dilaksanakan secara mandiri dikampung halaman masing-masing. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah rantai penyebaran Covid-19. Kegiatan KKN ini mengusung tema “Sinergi Perguruan Tinggi dengan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata”.

Berkaitan dengan tema KKN dan latar belakang keadaan saat ini, Idha Purnama Sari, Mahasiswi jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UNDIP didampingi dosen pembimbing lapangan Ibu Irawati, S. H., M. H. melaksanakan KKN di RT 01/RW 04 Kelurahan Ngesrep, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang dan menjalankan salah satu progam kerja yaitu “Edukasi Pentingnya Mengonsumsi Ikan dan Pengolahan Ikan Lele Menjadi Abon sebagai Sumber Protein untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Dikala Pandemi Covid-19”. Progam tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat pentingnya mengonsumsi ikan, khususnya ikan lele yang mengandung protein dan mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Konsumsi ikan dapat mendorong tubuh lebih sehat, sehingga imunitas lebih kuat dan tidak mudah tertular oleh virus maupun bakteri jahat. Progam ini diharapkan mampu memberikan informasi kepada masyarakat RW 04, khususnya RT 01 Kelurahan Ngesrep mengenai kandungan nutrisi dan peluang usaha dari ikan lele dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan biaya yang ekonomis.

Progam penyuluhan dilakukan melalui video yang diupload ke youtube dan dibagikan melalui media sosial Whatsapp bapak ketua RW, grup warga RT 01 dan ibu PKK RT 01. Selain itu juga membagikan brosur dan modul pentingnya mengonsumsi ikan serta cara pengolahan ikan lele menjadi abon. Selain itu membagikan produk olahan abon ikan lele kepada masyarakat melalui ketua RT 01. Pembagian produk olahan abon ikan lele dan brosur cetak dilaksanakan pada Sabtu, 31 Juli 2021, sedangkan penyuluhan melalui grup Whatsapp dilaksanakan pada Minggu, 1 Agustus 2021.

Paket edukasi dan penyuluhan diberikan oleh Idha mengenai pentingnya mengonsumsi ikan, khususnya ikan lele dan cara pengolahan ikan lele dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan bernilai ekonomis. Idha memberikan video tutorial, modul dan brosur terkait kandungan dan manfaat mengonsumsi ikan dan abon lele serta cara pembuatan abon dari ikan lele untuk memudahkan pemahaman bagi masyarakat RT 01/RW 04 Kelurahan Ngesrep.

Manfaat mengonsumsi ikan dan cara pembuatan abon dari ikan lele dirasa Idha sangat penting untuk disampaikan, karena saat pandemi Covid-19 mendorong masyarakat untuk lebih menjaga daya tahan dan kesehatan tubuh serta adanya kebijakan PPKM mengakibatkan perekonomian masyarakat menurun. Penyuluhan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat, khususnya RT 01/RW 04 Kelurahan Ngesrep dapat lebih paham dan sadar pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein yang mampu menjaga daya tahan tubuh. Selain itu diharapkan mampu membantu masyarakat menemukan peluang usaha baru dengan biaya yang minimalis tapi harganya mampu bersaing dipasaran dan mampu membantu perekonomian masyarakat dikala pandemi seperti saat ini.

Penulis : Idha Purnama Sari/MSP 2018/FPIK UNDIP

Editor  : Irawati, S. H., M. H