Sampah Rumah Tangga Meningkat di Masa Pandemi, Mahasiswa KKN UNDIP Manfaatkan Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan

Semarang (28/07/2021) – Tatanan kehidupan masyarakat Indonesia telah mengalami perubahan setelah munculnya pandemi Covid-19. Kebijakan yang dibuat oleh pemerintah sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19 adalah melakukan semua aktivitas di rumah yang meliputi bekerja, sekolah dan beribadah. Kebijakan ini berdampak pada meningkatnya produksi sampah yang dihasilkan dari rumah tangga. Sampah merupakan masalah serius yang sampai saat ini penanganannya belum tuntas dan yang paling sering kita jumpai adalah sampah rumah tangga. Terlebih saat masa pandemi Covid-19, produksi sampah rumah tangga meningkat seiring dengan seringnya aktivitas masyarakat yang dilakukan di rumah.Sampah yang tidak dikelola atau diolah dengan baik akan berdampak pada kesehatan dan keindahan lingkungan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Nova Dwi Rizki (20) yang merupakan salah satu mahasiswi KKN TIM II UNDIP 2021 dalam programnya ke-2 yang mengarah pada SDG’s memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga RT 03 dan 04/RW 02 Kelurahan Lempongsari mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC). Mendukung kebijakan PPKM yang dicanangkan oleh pemerintah, sosialisasi dilakukan secara daring dengan membuat video tutorial pembuatan pupuk organik cair (POC) dari limbah rumah tangga yang diupload ke youtube dan kemudian link video tersebut dibagikan melalui media grup whatsapp PKK RT 03 dan 04. Selain tutorial cara membuat, video juga berisi keunggulan dari pupuk organik cair dibandingkan dengan pupuk kimia biasa serta cara mengaplikasikannya ke tanaman.

Video Tutorial Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Rumah Tangga

Program ini mendapat respon positif dari warga, karena mereka dapat lebih bijak dalam melestarikan lingkungan dengan mengolah sampah menjadi sesuatu yang bernilai. Juga melihat fakta bahwa dimasa pandemi ini banyak warga RW 02 Kelurahan Lempongsari yang mengisi aktivitasnya dengan membudidayakan tanaman di pekarangan rumah mereka, sehingga membuat pupuk organik cair sendiri dapat meminimalisir pengeluaran serta mengurangi penggunaan pupuk kimia pada tanaman.

Dengan terlaksananya program KKN ini, diharapkan dapat membangun keberdayaan masyarakat dimasa pandemi Covid-19, ikut andil dalam membantu pemerintah mengatasi sampah serta menumbuhkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah untuk lingkungan yang sehat.

Penulis : Nova Dwi Rizki Rahmadawati (Fisika 2018, FSM)

DPL : Dr. Amirudin, M.A.