SOLUTIF! Ditengah Minimnya Literasi Keuangan Pada Anak Mahasiswa KKN UNDIP Kembali Kenalkan Pentingnya Literasi Keuangan Pada Anak Usia Sekolah

Semarang (31/07/2021) – Literasi merupakan kemampuan atau keterampilan yang dimiliki oleh setiap individu, keterampilan yang dimiliki tersebut tidak hanya terkait membaca saja tetapi dalam hal membaca, menganalisis, serta menggunakan informasi. Di mana literasi juga menjadi dasar atau pondasi utama yang berhubungan dengan kemampuan dan komunikasi pada anak. Salah satu literasi yang penting untuk dikenalkan kepada anak adalah literasi keuangan (financial literacy). Edukasi literasi keuangan menurut Rapih (2016) merupakan sebuah pemahaman yangkomprehensif serta mendalam tentang pengelolaan keuangan pribadi ataupun keluarga yag membuat seseorang memiliki pemahaman dan keyakinan terhadap keputusan keuangan yang diambil.

Literasi keuangan menjadi penting untuk ditanamkan sejak dini karena pengetahuan dan pengalaman keuangan yang ditanamkan akan terinternalisasi dalam diri anak sehingga membentuk karakter dan kebiasaan mengelola keuangan mereka di masa depan sebagai suatu budaya baik, seperti mengenal makna uang, kebiasaan menabung, hingga mendahulukan kebutuhan dari keinginan bahkan nilai-nilai berbagi. Maka dari itu dengan membangun pondasi finansial literasi yang kuat terutama pada anak usia sekolah diharapkan dapat menjadi generasi muda yang tidak konsumtif dan mampu membelanjakan uangnya dengan bijak.

Namun sayangnya sampai saat ini masih terbatasnya informasi mengenai tingkat literasi keuangan untuk level pendidikan dasar, khususnya di Indonesia. Di mana dapat dikatakan bahwa basic financial knowledge pondasinya terletak pada anak diusia belia ini. Salah satu Basic financial knowledge yaitu personal financial skill yang seharusnya diperoleh oleh anak dari lingkungan terdekat yakni sekolah dan keluarga. Di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini mengakibatkan terjadinya ketidakstabilan kondisi perekonomian yang dapat tercermin pada kondisi keuangan keluarga. Dengan begitu, edukasi mengenai keuangan pada usia anak-anak dibutuhkan untuk menyiapkan anak menjadi pribadi yang cerdas dalam mengelola uang sakunya, memiliki kebiasaan menabung, dan terhindar dari sikap boros

Berdasarkan hal tersebut, sebagai bentuk pengabdian masyarakat mahasiswi KKN TIM II Undip melaksanakan program kegiatan KKN Tahun 2021 ini. Pelaksanaan program kegiatan KKN ini dilaksanakan di wilayah RT 06 RW 02 Kelurahan Woonodri, Kecamatan Semarang Selatan, Semarang, Jawa Tengah. Program kegiatan yang diusung adalah “Edukasi Literasi Keuangan Pada Anak Usia Sekolah”. Target sasaran dari program kegiatan ini yaitu anak-anak usia sekolah dan para orang tua di RT 06 Kelurahan Wonodri. Pengedukasian mengenai pentingnya pengenalan literasi keuangan pada anak ini memiliki tujuan untuk menumbuhkan dan menanamkan pengetahuan serta konsep mengenai pengenalan pengelolaan keuangan secara bijak, juga mampu mengontrol pengeluaran keuangan dengan membedakan mana yang menjadi kebutuhan dan yang hanya sekedar keinginan. Karena, Pengenalan  tentang  perbedaan  antara kebutuhan  dan  keingninan  pada  anak  akan  membuat  anak  terbiasa  dengan pengendalian diri  dalam mengeluarkan uang. Pemberian edukasi mengenai literasi keuangan pada anak usia sekolah ini dapat dijadikan sebagai bekal untuk menjalankan pengelolaan dan keputusan keuangan.

Sosialisasi Dan Diskusi Melalui Grup Whatsapp
Sosialisasi Dan Diskusi Melalui Grup Whatsapp

Karena sampai saat ini kasus penularan virus corona semakin meningkat sehingga Pemerintah mengeluarkan peraturan diberlakukannya PPKM darurat, maka sosialisasi mengenai program kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui grup whatsapp warga RT 06 Kelurahan Wonodri. Materi yang dibagikan dikemas dalam bentuk poster landscape dan video yang di dalamnya menjelaskan pentingnya dan bagaimana menerapkan literasi keuangan pada anak. Sosialisasi materi edukasi program kegiatan ini dimulai dengan membagikan poster dan video secara online melalui grup whatsapp warga RT 06, kemudian diberikan pula penjelasan singkat mengenai isi dari poster dan video tersebut. Setelah itu dilanjutkan dengan dibukanya sesi diskusi dan juga tanggapan yang sekiranya akan disampaikan oleh warga RT 06.  Adanya sosialisasi pengedukasian ini disambut baik oleh warga wilayah RT 06 Kelurahan Wonodri, di mana dapat terlihat dari tanggapan dan antusiasme yang ditunjukkan saat informasi  materi mengenai program tersebut diberikan

Sosialisasi Langsung Kepada Warga

Sosialisasi pengedukasian program ini tidak berhenti secara online, karena pihak RT 06 Kelurahan Wonodri sudah mengizinkan untuk melakukan pengedukasian secara langsung maka sosialisasi pun tetap dilakukan secara langsung kepada beberapa warga yang ada di wilayah RT 06 Kelurahan Wonodri dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pengedukasian mengenai pengenalan dan pentingnya literasi keuangan pada anak di usia sekolah mendapat respon positif dari warga RT 06 RT 02 Kelurahan Wonodri. Adanya respon dan  tanggapan yang postif serta antusiasme yang baik dari warga RT 06 RW 02 Kelurahan Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan, Semarang, Jawa Tengah diharapkan budaya yang ditumbuhkan dari adanya edukasi literasi keuangan ini adalah mengenal bagaimana makna uang, kebiasaan menabung, hingga dapat menentukan prioritas dan mendahulukan kebutuhan dari keinginan. Dan juga dengan adanya pengedukasian yang diberikan ini diharapkan bahwa anak-anak usia sekolah di Kelurahan Wonodri dapat menumbuhkan kesadaran dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : Salma Azzahra Kurnia – 12030118120012, Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang

KKN TIM II UNDIP

Dosen Pembimbing : Dr. Dea Amarilisa Adespin, M.Kes.