SIGAP CEGAH PENYEBARAN COVID 19, MAHASISWA KKN UNDIP CIPTAKAN ALAT HAND SANITIZER DENGAN CEK SUHU TUBUH OTOMATIS

(Mahasiswi KKN UNDIP Menjalankan Program Kerja Alat Hand Sanitizer Dengan Cek Suhu Tubuh Otomatis)

Semarang (31-07-2021). Berdasarkan informasi Menteri Kesehatan Republik Indonesia kasus COVID-19 melonjak. Seseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19 karena dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi COVID-19. Atau bisa juga seseorang terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita corona. Total kasus COVID-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret hingga hari ini (Sabtu, 31 Juli 2021) mencapai 3.409.568 kasus. Pasien sembuh dari COVID-19 mencapai 2.770.092 orang. Sedangkan total pasien COVID-19 yang meninggal dunia berjumlah 94.119 orang. Banyak warga yang masih abai terhadap protokol kesehatan, hal ini lantaran terpaan kasus wabah COVID-19 yang kian masif. Bukan hanya itu, wabah ini juga mengharuskan setelah melakukan aktivitas apapun harus cuci tangan. Alih-alih sebagai pencegahan COVID-19, Untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 pemerintah telah melakukan berbagai macam protokol kesehatan diantaranya social distancing dan mencuci tangan seolah mengkreasikan “budaya baru” yakni Penerapan Protokol Kesehatan.

Annisa Fatichah merupakan Mahasiswi dari Teknologi Rekayasa Otomasi Universitas Diponegoro sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SDN Bendungan dan RW 02, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Annisa telah menjalankan program kerja kedua dengan bersosialisasi kepada Guru dan Anak SD Kelas 5 tentang pembuatan dan cara kerja “Alat Hand Sanitizer Dengan Cek Suhu Tubuh Otomatis”. Program ini merupakan perwujudan untuk gebrakan masyarakat rajin mencuci tangan, khususnya ketika mau makan. Berdasarkan hasil wawancara mendalam, dengan bernarasumber Guru dan Anak-Anak perilaku mencuci tangan penting diterapkan. Sebagai contoh: guna mengurangi interaksi antar manusia dalam melakukan screening suhu tubuh ditempat umum seperti perkantoran, sekolah, pusat perbelanjaan atau sektor umum lainnya dan mengurangi sentuhan terhadap pemakaian Hand Sanitizer Dengan Cek Suhu Tubuh. Dari permasalahan tersebut perlu ditekankan penerapan sikap yang bijak dalam penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi. Bijak dalam memutus rantai penyebaran virus corona, mengubah perilaku untuk peduli terhadap Kesehatan Bersama.

(Antusias Guru dan Anak-Anak Setempat Dalam Mencoba Alat Hand Sanitizer Dengan Cek Suhu Tubuh Otomatis Secara Live Interaction)

Kegiatan sosialisasi telah dilakukan pada Sabtu, 31 Juli 2021 yaitu dengan cara door to door atau live interaction kepada warga sekitar (SDN Bendungan dan RW 02), hal ini dikarenakan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Sosialisasi yang telah dilakukan yakni penjelasan tentang cara membuat, cara kerja dan cara menggunakan Alat Hand Sanitizer Dengan Cek Suhu Tubuh Otomatis. Diharapkan dengan adanya alat ini warga yang melakukan screening suhu tubuh tidak harus berinteraksi dengan orang lain, cukup meletakkan tangan pada alat tersebut tidak perlu melakukan banyak sentuhan dan mengurangi interaksi dengan peralatan yang digunakan secara bersama serta dapat membantu pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan di tempat umum baik lingkup Sekolah, Instansi Umum, dan sebagainya.

(Tampilan “Alat Hand Sanitizer Dengan Cek Suhu Tubuh Otomatis”)

Cara kerja Alat Hand Sanitizer Dengan Cek Suhu Tubuh Otomatis, ketika kita meletakkan tangan  pada sensor maka pompa akan mendorong air yang ada didalam wadah lalu mengeluarkan air dengan sendirinya dan suhu tubuh juga tampil pada LCD yang tersedia. Apabila sensor mendeteksi suhu tubuh diatas 37,5C maka buzzer akan mengeluarkan suara yang digunakan sebagai isyarat (alarm) bahwa seseorang telah dinyatakan suhu tubuhnya tinggi dan perlu istirahat yang cukup atau diam diri di rumah. Keuntungan dari Alat Hand Sanitizer Dengan Cek Suhu Tubuh Otomatis adalah Masyarakat dapat membuat Alat Hand Sanitizer Dengan Cek Suhu Tubuh Otomatis secara mandiri, Meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa mencuci tangan dengan baik dan benar itu penting untuk dilakukan, Diharapkan mampu meminimalisir terjadinya penularan virus COVID-19 sehingga pandemi segera berakhir.

Oleh karena itu, dengan adanya sosialisasi kepada Guru, Anak-Anak dan Warga RW 02 mengenai program kerja “Alat Hand Sanitizer Dengan Cek Suhu Tubuh Otomatis”, maka hasil yang diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas untuk Para Guru, Anak-Anak dan Warga RW 02 di Kelurahan Bendungan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang mengenai kemajuan teknologi di Revolusi Industri 4.0, bahwa Alat Hand Sanitizer Dengan Cek Suhu Tubuh Otomatis sangat perlu dibuat di era pandemi untuk meminimalisir terjadinya penyebaran virus corona. Para Guru, Anak-Anak dan Warga RW 02 sangat antusias terhadap hasil Alat Hand Sanitizer Dengan Cek Suhu Tubuh Otomatis karena menurut mereka alat tersebut sangat bagus, merupakan 2 alat 1 fungsi, mudah dibawa kemana-mana dengan bentuk yang praktis, efektif, dan layak untuk di Lingkup Sekolah/Instansi Pemerintah/Pusat Perbelanjaan/Tempat Umum lainnya. Hingga akhirnya, setelah dilakukan kegiatan sosialisasi ini dapat menyadarkan warga bahwa betapa pentingnya mencuci tangan di masa pandemi untuk mencegah penularan COVID-19 dengan mengubah kebiasaan gaya hidup untuk mengurangi lonjakan kasus COVID-19 di INDONESIA khususnya di Kelurahan Bendungan.

Penulis : Annisa Fatichah Taratya (S.Tr. Teknologi Rekayasa Otomasi SV UNDIP 2018)

Editor : Abdi Sukmono, ST., MT.