WOW! Kasus Kecamatan Banyumanik Menurun. Mahasiswa Undip Ikut Andil Dalam Menurunkan Kasus Positif Melalui Sosialisasi Tata Cara Isolasi Mandiri.

Banyumanik, Semarang (02/08/2021) – Dilansir dari TribunJateng.com, terhitung pada tanggal 8 Juli 2021 kasus positif Corona mencapai angka 62.524 dari angka sebelumnya yaitu 61.616 kasus. Dengan rincian 2305 pasien masih dalam perawatan, 1682 dari dalam Kota Semarang dan 623 lainnya berasal dari luar Kota Semarang. Pasien sembuh mencapai 55.652 dan meninggal sebanyak 4.567 kasus. Sedangkan untuk kasus suspek sebanyak 389 kasus dan 83 kasus probable. Hal inilah yang membuat para mahasiswa Universitas Diponegoro merasa prihatin dan perlu untuk ikut andil dalam mengatasi permasalahan pandemi yang terjadi.

Mahasiswa seluruh Indonesia khususnya Universitas Diponegoro sejak diterima menjadi mahasiswa baru mempunyai landasan yang harus dipegang teguh dan di implementasikan, landasan tersebut adalah Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mana salah satun isinya yaitu pengabdian kepada masyarakat. Maka dari itu, mahasiswa tidak pernah lepas akan tanggung jawabnya dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini pun terbukti pada tanggal 18 Juli 2021, mahasiswa Undip melakukan sosialisasi mengenai panduan isolasi mandiri bagi pasien maupun bagi penolong. Kegiatan ini dilakukan pada pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB di daerah yang cenderung mempunyai kasus positif yang tinggi yaitu di daerah RW II Kelurahan Ngesrep, Kecamatan Banyumanik. Target peserta yang menjadi sasaran kegiatan ini adalah pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri maupun penolong yang membantu pasien serta warga RW II lainnya.

Sosialisasi ini dilakukan menggunakan sistem luring dan daring. Luring dilaksanakan secara door-to-door dengan penolong pasien yang sedang isolasi mandiri, sedangkan daring dilaksanakan melalui aplikasi Whatsapp  dengan cara membagikan softfile leaflet yang berisi panduan isolasi mandiri kepada pasien sebagai bentuk penanganan maupun seluruh warga RW II sebagai bentuk persiapan dalam menangani warga yang terpapar virus.

Selain melakukan sosialisasi, mahasiswa undip juga membagikan sembako, bahkan melakukan penyemprotan disinfektan di daerah RW II Kelurahan Ngesrep, Kecamatan Banyumanik yang tentunya dibantu oleh warga sekitar. Sembako dibagikan kepada warga yang membutuhkan dan penyemprotan dilakukan dengan menyemprot bagian luar masing-masing rumah terutama rumah warga yang sedang melakukan isolasi mandiri.

Setelah melakukan berbagai kegiatan dari mulai sosialisasi, membagikan sembako, hingga penyemprotan disinfektan. Akhirnya pada tanggal 25 Juli 2021 berdasarkan data sebaran kasus Covid-19 yang dirilis oleh akun Instagram @dkksemarang, Kecamatan Banyumanik mengalami penurunan total kasus yang semula 158 menjadi 147 kasus. Walaupun hanya menurun 11 kasus, tetapi hal ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk terus bersemangat dalam membantu menekan penyebaran virus Covid-19 yang telah lama menggerogoti kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, besar harapan dari para mahasiswa agar seluruh elemen masyarakat saling bahu-membahu dalam menekan pandemi sehingga seluruh bidang kehidupan kembali menjadi normal.

Penulis                         : Maulana Muhammad Yusuf

Dosen pembimbing     : Irawati,  S.H., M.H.