TIDAK BISA PRODUKTIF SAAT PPKM? SIAPA BILANG!

Padangsari, Semarang (31/7) – Seluruh kegiatan kembali dirumahkan setelah pemerintah memutuskan untuk mengadakan PPKM Darurat karena angka penularan Covid yang melonjak lagi. Banyak berita yang mengabarkan tentang perkembangan wabah ini, baik nasional dan internasional. Tidak hanya tentang naik-turunnya kasus terjangkit dan angka sembuh, media massa juga banyak mengunggah berbagai cara pencegahan dan tata tertib isolasi mandiri. Media massa pun tidak hanya ditulis dalam berbahasa Indonesia tapi juga dalam bahasa Inggris yang istilahnya masih sedikit asing dan sulit dipahami bagi warga dengan latar belakang pendidikan berbeda-beda.

Situasi ini membuat salah satu mahasiswa TIM II KKN UNDIP 2021, Rr. Rania Khansa Nazifa, membuat buku saku dua bahasa yang dibagikan pada Jumat 23 Juli 2021. Buku saku tentang bagaimana berkegiatan di masa PPKM dan isolasi mandiri tersebut disusun oleh mahasiswa yang sering disapa Rania sendiri.

Whats-App-Image-2021-07-24-at-18-54-44-1
1

Pada Sabtu 31 Juli 2021, Rr. Rania melakukan sosialisasi buku saku ini digabung dengan rekan KKN RT 01 Tria Septiawati yang berasal dari prodi Teknologi Pangan dimulai dari jam 10.00 pagi hingga 12.00 siang. Buku ini berisi tentang berbagai kegiatan produktif yang bisa dilakukan di rumah, dibuka dengan beberapa penjelasan umum, gejala, dan pencegahan penularan COVID. Buku ini dirancang dengan halaman side-to-side, dimana pembaca bisa membandingkan istilah Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.

Whats-App-Image-2021-08-03-at-17-34-57
Whats-App-Image-2021-08-03-at-17-36-50
2
3
4
5
6
7

Sosialisasi dilanjut dengan merekomendasikan kegiatan membaca buku dan olahraga. Lewat memaparkan manfaat membaca dan olahraga. Ada dua buku rekomendasi dalam Bahasa Inggris yang bisa dibaca; yang pertama dengan target anak-anak sampai remaja dan yang kedua dengan target umur remaja sampai dewasa. Buku pertama yang dianjurkan dibaca adalah The Lorax, sebuah buku yang menceritakan tentang bagaimana pentingnya alam, disertai ilustrasi berwarna yang membuat anak-anak hingga remaja merasa nyaman karena buku tidak hanya berisi tulisan. Buku kedua adalah buku self-improvement, dimana buku ini mengajarkan kita bahwa kebahagiaan ada tangan setiap individu dan tidak bergantung pada trauma masa lalu. Mahasiswa juga merekomendasikan beberapa kegiatan olahraga yang bisa dilakukan di rumah dan tidak banyak membutuhkan alat.

8
9
10
11
12

Selain membaca dan berolahraga, mahasiswa juga menganjurkan untuk mencoba hal-hal baru seperti memasak menu baru dan belajar Inggris lewat media YouTube, tidak lupa menyampaikan manfaatnya terlebih dahulu tentunya dalam dua bahasa. Terdapat total empat rekomendasi; dua channel memasak dan dua channel media belajar. Pilihan channel memasak jatuh pada Chef Arnold Poernomo dan Jamie Oliver karena keduanya mengajarkan menu yang sederhana dengan beberapa sentuhan modern dengan dua pilihan bahasa. Untuk media belajar, mahasiswa memperhatikan dengan baik dua channel ini, EnglishClass101.com dan BBC Learning English karena keduanya memiliki materi video ajar yang lengkap baik untuk pemula maupun ahli.

13
14
15

Sosialisasi ini diakhiri dengan beberapa pertanyaan dari peserta Zoom dan pembagian door prize bagi peserta aktif yaitu Bu Maya, Bu Atik, dan Bu Hinu. Mahasiswa KKN berharap sosialisasi ini bisa meningkatkan produktivitas dan menjadi sarana hiburan sekaligus ladang edukasi dari anak-anak sampai dewasa untuk warga RT 01 agar mereka tetap terhibur dan menambah ilmu selama di rumah terutama dalam memperluas kosa kata Bahasa Inggris.

Whats-App-Image-2021-08-03-at-19-05-29

Penulis : Rr. Rania Khansa Nazifa (13020118130073/Fakultas Ilmu Budaya)

DPL :  Irawati, S.H, M.H