Posyandu Lansia Terhenti Akibat Pandemi, Mahasiswa KKN Undip Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Lansia

Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat

Yogyakarta (3/8) Selama pandemi berlangsung, posyandu lansia di wilayah RW 12 yang awalnya rutin dilakukan saat ini sudah tidak dilaksanakan lagi. Hal ini mengakibatkan warga lansia tidak dapat mengetahui dan mengontrol kondisinya dalam jangka waktu yang lama. Kondisi kesehatan yang tidak terkontrol bagi warga lansia dapat menyebabkan bermacam-macam kondisi penyakit yang dapat menurunkan kualitas hidup seorang lansia, apalagi dimasa-masa pandemi seperti ini. Mengetahui hal itu, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga lansia dan pralansia RW 12, Kelurahan Demangan, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 1 Agustus sampai 3 Agustus 2021 dan bertempat di beberapa titik di wilayah RW 12 dengan tujuan menghindari timbulnya kerumunan. Titik ini bertempat di kantor RW 12, salah satu rumah warga, dan salah satu masjid yang berada di blok C. Beberapa kali juga dilakukan secara door-to-door terutama pada warga lansia yang bertempat tinggal cukup jauh dari titik pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan yang dilakukan antara lain pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Setelah pemeriksaan, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi dan anjuran-anjuran yang sesuai dengan hasil pemeriksaan masing-masing warga.

Wawancara dan edukasi warga setelah pemeriksaan

Pemeriksaan kesehatan ini juga merupakan salah satu upaya screening resiko penyakit-penyakit tertentu seperti hipertensi, diabetes, stroke, dan sebagainya. Hal ini dikarenakan sebagian besar dari 42 warga lansia dan pralansia yang diperiksa tidak menyadari kondisinya, terutama warga yang tidak memiliki keluhan. Sehingga pemeriksaan ini bermanfaat bagi warga supaya tetap berhati-hati dan merubah pola hidup menjadi lebih sehat. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga lansia.

Setelah pemeriksaan dan edukasi diberikan, warga lansia dan pralansia RW 12 dapat mengetahui kondisinya. Dengan begitu, diharapkan warga lansia dan pralansia RW 12 dapat senantiasa menjaga kondisi tubuh, melakukan anjuran-anjuran yang diberikan, dan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat terutama di masa-masa pandemi saat ini.

“Ya, alhamdulillah sekali ada pemeriksaan seperti ini karena sudah lama tidak posyandu lansia. Jadi tidak perlu jauh-jauh ke puskesmas,” ujar Ibu Rumiyati, salah satu warga RW 12 yang diperiksa.

Oleh: Hana Faizah Nur S

Editor: Abdi Sukmono S.T,. M.T.