Bangkitkan Semangat Belajar, Kejar Masa Depan

Rembang (30/7), sedang berlangsung KKN Undip Tim II yang dilakukan program “KKN Pulang Kampung”. KKN Pulang Kampung disebabkan karena pandemi COVID-19 yang belum selesai. Tema yang diusung pada KKN Pulang Kampung yaitu Sinergi Perguruan Tinggi Dengan Masyarakat Dimasa Pandemi COVID-19 Berbasis Pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata. Salah satu Mahasiswa KKN UNDIP TIM II bernama Heni Sulistiyani, yang melaksanakan kegiatan di RT 04 RW 01, Desa Ngadem, Kec/Kab Rembang

Kasus masyarakat yang terkena COVID-19 di Kabupaten Rembang mengalami peningkatan. Jumlah kematian yang tinggi akibat COVID-19 menjadikan Kabupaten Rembang masuk dalam salah satu daerah dengan angka COVID-19 yang mengkhawatirkan. Proses pembelajaran yang biasanya dilaksanakan di sekolah dengan tatap muka langsung dengan bapak/ibu guru dan teman-teman tidak dapat dilakukan pada masa pandemi ini. Siswa SD seluruh Indonesia harus melakukan pembelajaran melalui daring atau online dari rumah. Pembelajaran melalui sistem online sudah berlangsung satu tahun lebih, namun hal tersebut menjadi tamparan keras bagi pendidikan Indonesia. 

Sistem online atau daring mengakibatkan siswa SD menjadi bosan dan tidak bersemangat dalam belajar bahkan cenderung bermain. Mengkhawatirkannya, banyaknya siswa SD yang kesulitan dalam membaca dan berhitung karena kurangnya bimbingan dari orang tua maupun guru. Hal tersebut diakibatkan karena masih banyak guru, siswa bahkan orang tua yang belum terbiasa dalam penggunaan teknologi mengakibatkan proses belajar hanya berlangsung dari grup whatsapp yang minim interaksi antar guru dan siswa dan cenderung proses pembelajaran hanya dilakukan dengan pemberian tugas. Akibat dari sistem online yang lain adalah siswa cenderung aktif dalam penggunaan sosial media maupun game. Penurunan semangat belajar pada siswa SD. Menurut Cahyani et al., (2020), adanya gangguan dalam proses pembelajaran menyebabkan terjadinya beberapa perubahan terhadap peserta didik yang pada akhirnya berpengaruh terhadap motivasi belajarnya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi menurunnya motivasi belajar pada siswa dengan situasi belajar selama masa covid-19, baik faktor internal maupun faktor eksternal.

Melihat kondisi tersebut, Mahasiswa KKN UNDIP Tim II berinisiasi melakukan kegiatan BIMOLI yaitu Bimbingan Belajar Selama Masa Pandemi. 

BIMOLI bertujuan untuk membimbing siswa-siswi SD yang belum bisa membaca menjadi bisa membaca, siswa yang belum bisa berhitung menjadi bisa berhitung dan menulis. Adanya kegiatan ini disambut sangat baik oleh orang tua. Anak-anak yang cenderung suka bermain menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan program. Kegiatan dilakukan secara online melalui grup belajar WA karena adanya PPKM di Kabupaten Rembang, namun beberapa siswa juga dapatt melakukan pembelajaran secara langsung. Dengan adanya kegiatan yang berlangsung satu minggu sekali memberikan manfaat bagi siswa-siswa SD, meskipun program ini belum bisa dicapai dalam waktu 45 hari, namun siswa-siswi berangsur angsur dapat membaca dengan pelan dan mengetahui tips cara berhitung dengan cepat. 

Kegiatan Belajar Bersama

Adanya kegiatan ini diharapkan adanya semangat belajar pada siswa-siswi SD selama masa pandemi dan meningkatkan kesadarandan pengetahuan pada masyarakat sekitar. Harapan kedepan adalah semoga semangat belajar pada siswa-siswi tetap membara.

Penulis : 38. Heni Sulistiyani (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)

Dosen Pembimbing : Ir. Sutrisno, M.P