Antisipasi Covid-19 Varian Baru, Mahasiswa KKN Undip Sosialisasikan Double Masking yang Benar

Banyumanik, Semarang (30/7) – Pandemi Covid-19 yang telah mengubah kegiatan keseharian kita saat ini, tidak kunjung usai dan bahkan telah banyak bermutasi menjadi varian baru. Varian Covid-19 yang baru bermunculan bahkan dapat disebut lebih ganas dari sebelumnya. Terdapat empat varian yang dikategorikan sebagai Variant of Concern (VOC) atau varian yang diwaspadai oleh WHO, yaitu varian Alpha, Beta, Gamma dan yang terbaru yaitu Delta.

Ilustrasi virus corona (SHUTTERSTOCK/Lightspring)

Setelah setahun lebih menghadapi pandemi Covid-19, WHO mengumumkan bahwa penyebaran virus corona dapat terjadi melalui udara (airborne). Perlu diketahui, penyebaran Covid-19 ini masih dapat dicegah dengan menggunakan masker yang benar. Penggunaan masker dobel (double masking) sangat disarankan agar mendapatkan proteksi yang lebih baik. Hal ini dianjurkan berdasarkan penelitian dari CDC (Centers for Disease and Prevention) yang menyebutkan perbedaan presentase proteksi satu masker dengan dobel masker (dapat dilihat di infografis).

Belum banyak masyarakat yang memahami manfaat dan penggunaan dobel masker yang benar. Oleh karena itu, Dinda Ayuniar Zanjabila (21) sebagai mahasiswa KKN Undip di RW 03 Kelurahan Srondol Wetan, melakukan sosialisasi penggunaan dobel masker yang tepat. Bagaimana cara dobel masker yang benar? Simak infografis di bawah ini.

Poster infografis yang dibagikan ke warga RW 03 Kelurahan Srondol Wetan

Pandemi Covid-19 mengharuskan mahasiswa untuk melakukan KKN secara daring, akan tetapi hal ini tidak menyurutkan semangat mahasiswa KKN. Sosialisasi dilakukan secara daring melalui Grup WhatsApp RW 03 dengan bentuk poster dan video informatif. Setelah sosialisasi tersebut, dilakukan sesi diskusi bersama warga.

Pembagian Masker di Wilayah RW 03 Kelurahan Srondol Wetan

Selain sosialisasi secara daring, juga dilakukan sosialisasi secara langsung kepada beberapa warga dengan pembagian pamflet dan paket masker. Setelah bertemu warga langsung, masih ada beberapa warga yang tidak mengetahui manfaat dobel masker, dan juga masih ada warga yang menggunakan masker scuba (sudah dilarang oleh Kemenkes). Disamping itu, ada juga beberapa warga yang sudah memahami manfaat dari dobel masker dan menerapkannya dengan baik.

Dengan dilakukannya program KKN ini, mahasiswa memberikan informasi yang belum diketahui oleh warga. Diharapkan kedepannya bermanfaat dan dapat diterapkan agar kita semua terhindar dari Covid-19.

  • Nama: Dinda Ayuniar Zanjabila
  • Lokasi: Kelurahan Srondol Wetan
  • DPL: Dr.Ir. Baginda Iskandar M. T., M.Si., IPM