GIZI ANAK PERLU DIPERHATIKAN MAHASISWA KKN UNDIP BERIKAN EDUKASI GIZI SEIMBANG

Grigak, Kulon Progo (3/8). Pertumbuhan dan perkembangan seseorang terjadi secara pesat pada masa balita berusia 1-5 tahun atau yang sering disebut dengan masa emas (Golden Age). Pada masa tersebut pertumbuhan dan perkembangan psikomotorik, fisik, dan sosial balita mulai bertambah. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi terjadinya pertumbuhan dan perkembangan balita yakni faktor internal (gen, ras dan jenis kelamin) dan faktor eksternal (lingkungan, stimulus, sosial, ekonomi dan nutrisi). Nutrisi atau gizi menjadi salah satu hal yang sangat diperlukan pada proses tumbuh kembang. Nutrisi yang diperlukan oleh balita jauh lebih tinggi apabila dibandingkan dengan orang dewasa. Kebutuhan nutrisi pada balita perlu untuk diperhatikan karena pada periode tersebut balita melakukan dan menemukan banyak hal baru. Nutrisi yang diperlukan dapat ditemui pada jenis makanan yang diberikan pada balita.

1

Pemberian makan pada balita perlu untuk memperhatikan kandungan gizi, variasi menu, dan porsi yang sesuai. Karena apabila balita tidak tercukupi kebutuhan gizi ataupun nutrisinya dapat menimbulkan dampak seperti pertumbuhan badan terhambat, rawan terhadap penyakit, menurunnya kecerdasan dan terganggunya mental anak. Menurut penuturan Kader Kesehatan Dusun Grigak terdapat beberapa balita yang tidak mengalami peningkatan berat badan selama tiga bulan terakhir. Selain itu kegiatan posyandu yang diadakan di Dusun Grigak hanya sebatas pengukuran tinggi badan dan berat badan. Oleh karena itu, diberikanlah Edukasi Gizi Seimbang kepada Keluarga dengan Balita Berat Badan Kurang di Dusun Grigak Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta.

2

Edukasi Gizi Seimbang ini telah dilaksankan pada Rabu, 3 Agustus 2021 melalui aplikasi Whats App kepada beberapa ibu yang memiliki balita berat badan kurang. Melalui kontak Whats App Ibu-ibu tersebut diberikan materi gizi seimbang dengan menggunakan media leaflet yang berisikan apa itu gizi seimbang, pesan gizi seimbang, dampak kekurangan gizi dan tabel berat badan balita sehat sesuai umur. Selain memberikan leaflet, dibagikan pula link video terkait gizi seimbang balita dan permasalahan dalam memberikan makan balita yang diharapkan mampu untuk menambah referensi Ibu-ibu Balita tersebut. Pelaksanaan edukasi disambut baik oleh Kader Kesehatan di Dusun Grigak dan Ibu-ibu yang menjadi sasaran kegiatan. Kegiatan Edukasi tersebut diharapkan mampu untuk memberikan pemahaman Ibu selaku orang tua balita sehingga terjadi pula peningkatan berat badan balita.

Penulis: Khoirotun Nisa Fatona (S-1 Ilmu Keperawatan/ Fakultas Kedokteran)

Pembimbing: dr. Farmaditya Eka Putra, M.Si.Med, Ph.D