Kesulitan Memasarkan Potensi Desa? Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Inbound Marketing Sebagai Solusinya

Jabungan (5/8) Perkembangan teknologi dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Adanya perkembangan teknologi 4.0 manusia dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan zaman. Hal ini juga berlaku di dalam dunia wirausaha, para wirausahawan kini telah beralih menggunakan media sosial sebagai salah satu media promosi.

gambar 1.1 booklet inbound marketing

Inbound marketing merupakan salah satu metode pemasaran dengan teknik marketingnya berfokus tentang bagaimana cara untuk menarik minat beli pelanggan dengan memanfaatkan berbagai media sosial seperti content marketing, blogs, search engine optimization, sosial media marketing dan branding produk. Kelebihan dari metode inbound marketing yaitu dapat membangun brand awareness kepada target audiens dengan begitu audiens yang merasa tertarik dan merasa butuh dengan produk tersebut kemudian akan mencari informasi produk dengan sukarela.

Berdasarkan survey yang telah dilakukan kepada masyarakat Kelurahan Jabungan, terfokus kepada masyarakat yang tergabung dalam sektor UMKM didapatkan informasi bahwa UMKM Kelurahan Jabungan masih tergolong ke dalam tahap merintis. Kelurahan Jabungan memiliki berbagai produk unggulan seperti empon-empon, pisang, dan intip namun sektor UMKM ini masih memiliki berbagai kendala seperti pengemasan dan pemasaran.

gambar 1.2 survei produk empon-empon Kelurahan Jabungan

Oleh karena permasalahan tersebut mahasiswa KKN TIM II UNDIP membuat program inbound marketing menjadi solusi permasalahan pemasaran produk yang terjadi pada Kelurahan Jabungan. Program inbound marketing ini ditujukan bukan hanya untuk masyarakat yang tergabung dalam sector UMKM namun masyarakat umum juga dapat ikut terlibat dalam program tersebut. Penyampaian materi dalam program ini dengan membagikan booklet kepada warga sekitar dan pemberian edukasi tentang bagaimana cara memasarkan produk unggulan Kelurahan Jabungan dengan metode inbound marketing yaitu dengan memasarkan produk melalui media social seperti Instagram. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut mahasiswa KKN TIM II UNDIP mendapatkan sambutan yang baik oleh masyarakat Kelurahan Jabungan dan masyarakat Kelurahan Jabungan sangat antusias untuk mengikuti program tersebut.

gambar 1.3 pembagian booklet kepada masyarakat Kelurahan Jabungan

Harapan dari terlaksananya program tersebut yaitu masyarakat Kelurahan Jabungan mendapat edukasi tentang bagimana cara memasarkan produk dan dapat memaksimalkan produk unggulan desa untuk nantinya dapat menjadi Kelurahan yang mandiri pangan dengan memanfaatkan potensi panen dari lahan mereka.

Penulis: Wiharti Dwi Ovaliana (Manajemen-FEB)

DPL: Dr. Eng. Agus Setyawan, S.Si., M.Si

Lokasi KKN: Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang