DEMI PERKUAT IMUN,MAHASISWA KKN UNDIP AJAK WARGA GOMBEL PERMAI MINUM JAMU DAN MAKAN BUBUR AYAM SEHAT

Semarang (25/07) Kelurahan Ngesrep RW 007 Gombel Permai masih dilanda bencana kesehatan yakni Covid-19. Selain itu, pada daerah ini juga berpredikat zona merah. Semakin hari makin banyak korban yang terpapar Covid-19. Warga semakin panik menghadapi situasi seperti ini namun tetap harus tenang. Meningkatnya kasus Covid-19 ini disebabkan karena faktor eksternal seperti tertular dilingkungan kerja, kontak dengan orang yang terpapar Covid-19 tanpa gejala dan lainnya. Banyak warga Gombel Permai yang bekerja dikantor dan saat pulang mengalami gejala seperti batuk, demam, mual dan diare. Pada kondisi tersebut ternyata Covid-19 menyebar sangat cepat di kluster keluarga dan orang dengan imun yang sedang rendah. Imun yang rendah dipicu akibat stress atau bosan saat dirumah dan karena kondisi lingkungan sedang tidak ramah. Peningkatan Covid-19 juga akan menyebabkan situasi menjadi tidak terkontrol.

Dengan berjalannya waktu, semakin banyak orang-orang untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 dengan berbagai cara. Cara tersebut dilakukan dengan upaya agar tidak terjadi penambahan korban Covid-19 dan lebih meningkatkan imun agar lebih tenang menghadapi situasi seperti saat ini. Warga berbondong-bondong dan bekerja sama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ajakan yang menarik dan positif seperti penggunaan poster dan juga penyemprotan desinfektan di wilayah ini akibat masih banyak tamu dari luar yang silih berganti berdatangan. Mahasiswa KKN Undip mengajak tindakan anti mainstream seperti pengadaan sosialisasi pembuatan ramuan herbal atau jamu anti Covid-19 dengan tujuan untuk tetap memperkuat silaturahmi, meningkatkan imun dengan saling berkomunikasi dengan selalu jaga jarak minimal satu meter, makan bubur ayam sehat dan mengedukasi warga Gombel Permai untuk menggunakan bahan-bahan alami sebagai multivitamin tambahan pengganti obat ataupun suplemen.

Proses Pembuatan Jamu anti Covid-19

Adanya kegiatan sosialisasi ini juga mendapatkan banyak antusiasme dari warga sekitar terkait penanganan Covid-19 yang semakin merajalela. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua RW 007, Ketua PKK RW 007, dan beberapa perwakilan dari RT di RW 007. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00-10.00 dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan serta sudah mendapatkan izin dari Ketua RW 007. Kegiatan ini dimulai dengan pembukaan, sambutan Ketua RW dan RT lalu dilanjutkan dengan penjelasan mengenai ramuan herbal ini yang terdiri dari pengertian, manfaat dan cara membuatnya dilengkapi dengan adanya rekomendasi dari Kemenkes terkait ramuan ini. Kegiatan dilanjutkan dengan proses pembuatan atau demo pembuatan jamu anti Covid-19 ini menggunakan alat dan bahan yang untuk proses pembuatan yang sudah diperhatikan tingkat kehigienitasnya. Lalu dilanjutkan dengan sarapan bubur ayam sehat dan dilanjut dengan mencicipi jamu anti Covid-19 agar perut tidak perih.

Sosialisasi Pembuatan Jamu anti Covid-19

Warga tertarik untuk menerapkan pembuatan jamu anti Covid-19 ini dirumah sehingga mahasiswa KKN Undip menyiapkan souvenir berupa pemberian bahan untuk pembuatan jamu. Jamu ini juga memiliki rasa yang tidak menyiksa lidah. Jamu ini disajikan dengan pemberian pertama kepada Ketua RW 007 dilanjutkan dengan pemberian testimoni. Penyajian jamu ini menggunakan cup sekali pakai dengan selalu membuang sampah pada tempatnya dan disajikan dalam kondisi hangan sehingga nyaman diperut. Jamu ini tergolong umum namun pada warga Gombel Permai ini tergolong edukatif karena masih banyak kalangan warga yang menggunakan obat-obat kimia sebagai multivitamin penguat imun.

Jamu ini selain digunakan untuk mencegah Covid-19 selanjutnya juga dapat digunakan sebagai obat flu dan memperlancar BAB karena memiliki efek yang melegakan tenggorokan. Obat herbal dengan bahan yang mudah dicari dan memiliki harga terjangkau ini sangat direkomendasikan oleh beberapa badan kesehatan sebagai bentuk upaya memanfaatkan obat herbal dan mengurangi penggunaan obat-obat kimia. Jamu ini juga nantinya akan dibawa pulang untuk dibagikan ke warga sekitar agar distribusi merata. Selain itu, informasi mengenai proses pembuatan jamu ini seperti penjelasan mengenai manfaat dan proses pembuatannya juga akan di share melalui wa grup warga Gombel Permai agar dapat diterapkan sewaktu-waktu.

Penulis : Safira Yuliana (Biologi FSM Undip 2018)

DPL : Irawati., SH., MH