COVID-19 MEWABAH, JANGAN LENGAH AKAN DEMAM BERDARAH

image-2021-08-08-081825
20210729-170515

Kelurahan Rowosari, Semarang (05/08). Salah satu permasalahan kesehatan yang masih ada di kelurahan Rowosari adalah meningkatnya kasus Demam Berdarah saat pandemi COVID-19. Hal tersebut masuk kedalam Tujuan pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG) dibidang kesehatan dalam upaya penanggulangan dan pencegahan kasus Demam berdarah. Di Indonesia, berdasarkan data kementrian kesehatan, hingga 14 juni 2021 mengalami kenaikan kasus hingga 16.320 kasus, jika di bandingkan dengan kasus pada bulan Mei jumlah ini mengalami peningkatan sebanyak 6.417 dari 9.903 (bulan Mei). Jumlah kasus kematiaan akibat demam berdarah pun meningkat dari 98 kasus dibulan Mei menjadi 147 kasus pada ditanggal 14 Juni 2021. Dengan adanya pandemi COVID-19 dan PPKM edukasi kepada masyarakat tidak dapat dilakukan secara luring/offline. Maka dari itu, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro, Khozain Rohmat Robby (20) membuat program kerja edukasi mengenai pencegahan demam berdarah dengan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) dan 3M (menguras, menutup, mengubur) menggunakan media edukasi leaflet yang berisikan 10 poin PHBS dan 3M.  Kegiatan ini bekerjasama dengan ketua RT 06 dengan memberikan leaflet sejumlah kepala keluarga yang ada di RT06 yaitu 50 KK  untuk dibagikan secara merata, dengan tujuan agar tidak membuat kerumunan dan mengurangi kontak lansung mahasiswa dengan warga, maka kami mendatangi langsung kediaman ketua RT dengan menggunakan protokol kesehatan yang sesuai. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap waspada tidak hanya dengan COVID-19 tapi juga demam berdarah, dan mereka dapat menerapkan kegiatan 3M secara rutin dan juga mandiri dirumah masing-masing.

Mahasiswa : Khozain Rohmat Robby

Dosen Pembimbing : Ir. Djoko Suwandono., MSP (FT)

#KKNtimIIperiode2021#p2kknundip#undip#lppmundip