Dari Limbah Menjadi Rupiah?!?!

Semarang (10/8) – Pada umumnya olahan limbah banyak berujung di tempat pembuangan. Namun hal ini tidak berlaku dengan warga RW 06 Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari, Semarang. Warga setempat memiliki kreativitas tinggi untuk menyulap limbah atau barang bekas menjadi pundi-pundi uang. Dari barang bekas atau limbah tersebut diolah menjadi barang baru dengan kualitas yang sangat bagus dan layak untuk digunakan.            

Olahan limbah tersebut biasanya akan jadi dalam bentuk pot bunga dan pajangan. Bahan utama yang digunakan dalam pengolahan limbah menjadi barang baru tersebut dari jeans bekas, karpet bekas, botol atau kaleng, sampah plastik, semen, dan lainnya

Sebelum pandemic covid-19, karya dari olahan limbah ini banyak memenangkan penghargaan dari berbagai perlombaan dan acara lain. Selain itu juga, banyaknya masyarakat diluar Kelurahan Wonotingal tertarik untuk membeli hasil karya dari olahan limbah tersebut. Namun ketika pandemic covid-19 menyerang, menurut pengrajin olahan limbah dan Ketua RW 06 Kelurahan Wonotingal mengatakan bahwa permintaan barang menjadi turun. Hal inilah yang akhirnya menjadi ide dasar untuk menjalankan program kerja KKN TIM II UNDIP 2021.

            Program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN berdasarkan permasalahan yang ada di RW 06 Kelurahan Wonotingal yaitu dengan mempromosikan hasil karya tersebut melalui media sosial/e-commerce. Hal ini dinilai sangat praktis, terlebih lagi ditengah pandemic ini hal yang dilakukan secara online merupakan suartu jalan yang tepat. Program kerja ini juga berkaitan dengan SDGs no.8 yakni Promote sustained, inclusive and sustainable economic growth, full and productive employment and decent work for all dengan tujuan untuk meningkatkan insight penjualan agar pemasukan ekonomi warga RW 06 Kelurahan Wonotingal menjadi naik. Program ini juga bertujuan untuk mempromosikan hasil karya dari olahan limbah ini lebih dikenal oleh public.

            Promosi ini dilakukan melalui media sosial Instagram Business dengan username @wonotingal.recycled.goods.

Penulis: Nadia Widianti