Mahasiswa Undip Mendongeng: Vaksin COVID-19, katanya…

Salamanmloyo (1/8) – Dongeng rakyat masa kini, bukan lagi Si Bawang Merah dan Si Bawang Putih atau Ande-ande Lumut. Masih hangat diperbincangkan isu-isu mengenai vaksinasi COVID-19 yang membuat masyarakat geger. Namun ‘cerita’ mengenai vaksin COVID-19 yang disimak oleh warga Puspowarno RW 005 Kelurahan Salamanmloyo, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, menumpas keraguan.

Kemajuan teknologi dan kemudahan mengakses internet di era modern ini, mengizinkan siapa saja untuk berbagi informasi. Namun sangat disayangkan, oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menyalahgunakan kemudahan ini untuk menyebarkan berita yang tidak benar dan menyulut api keresahan di masyarakat; salah satunya mengenai vaksin.

“Katanya vaksin itu tidak berpengaruh terhadap kesembuhan dan kekebalan tubuh terhadap virus covid, ternyata meskipun sudah di vaksin masih ada bisa terkena virus ini,” keluh Anita Budiarti, warga RT 001/RW 005, sebelumnya.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata TIM II 2021 Universitas Diponegoro, Namira Adena, mendongeng mengenai vaksin dan vaksin COVID-19 melalui video singkat bertajuk ‘Vaksin COVID-19, katanya…’ yang diunggah di YouTube, dan mengajak masyarakat untuk menelusuri sejarah penemuan vaksin dan kebermanfaatanya, cara kerja vaksin, efek samping yang mungkin muncul setelah divaksinasi atau disebut sebagai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), lalu mengenai bermacam-macam vaksin COVID-19 dan cara kerja mereka yang semuanya aman.

Di dalam video, Namira juga mengajak masyarakat untuk cerdas dalam menerima informasi yaitu dengan memeriksa kebenaran informasi tersebut sebelum membagi atau menyebarkannya. Sehingga, tidak bisa sembarangan ‘mendongeng’ ya. Sebagai penutup, tak lupa ajakan untuk vaksinasi COVID-19 di gaungkan.

“Akan tetapi menurut saya vaksin sangat penting untuk membantu memperbaiki dan menambah atau mempertebal sistem tubuh. Memang semua kehendak Tuhan Yang Maha Esa, manusia hanya bisa berusaha dan berdoa, meskipun sudah vaksin tetap jaga imun, aman ,dan iman, serta 3M juga tentunya. Insyaallah, akan tercapai kekebalan kelompok,” tutur  Anita Budiarti lagi, setelah menonton video program kegiatan mahasiswa KKN tersebut.

“Sosialisasikan terus ke masyarakat secara detail dan jelas, supaya masyarakat benar-benar mengerti dan paham,” saran Roy Cresna, warga RT 004/RW 005. (na)