Ibu-Ibu Ngerumpi di Warung! Mahasiswa KKN Tematik Undip x Unicef Ajak Masyarakat Untuk Tetap Menjaga Prokes di Warung Untuk Mencegah Penularan COVID-19 Melalui Media Poster dan Fasilitas Hand Sanitizer

Keniten, Banyumas (25/11/2021) – Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau biasa disingkat Covid-19 meruapakn virus yang menyerang masyarakat Indonesia dari Maret 2020. Hingga saat ini, Covid-19 sudah merenggut banyak nyawa yang berharga baik dari lansia, tenaga kesehatan, anak-anak serta masyarakat umum. Semenjak saat itu, dilakukan berbagai cara untuk mencegah agar virus ini tidak semakin menyebar dan merenggut semakin banyak nyawa. Pemerintah sendiri sudah melakukan penetapan peraturan terkait Covid-19, pembentukan Satgas Covid, penerapan sistem karantina, vaksinasi dan hal lainnya untuk menjaga masyarakat dari penyebaran virus ini. Namun, usaha pemerintah sendiri tidaklah cukup apabila masyarakat tetap abai akan pentingnya pencegahan virus ini. Salah satu hal yang dapat dilakukan oleh diri sendiri dalam mencegah covid-19 adalah dengan penerapan 3M yang ketat sehingga akan memutus rantai penyebaran virus ini. 3M sendiri terdiri dari mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak dimana ketiganya merupakan langkah untuk meminimalisir Virus Corona masuk ke tubuh kita.

Penerapan 3M tidak dapat dimulai tanpa ada kesadaran dari dalam diri sendiri untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Kurangnya kesadaran masyarakat sehingga mereka abai akan penerapan 3M terutama pada masyarakat desa tentunya merupakan masalah yang cukup serius. Banyaknya masyarakat yang berkerumun tanpa menjaga jarak, tidak menggunakan masker baik saat keluar dari rumahnya, melepas masker ketika berbicara dengan orang lain, tidak menggunakan hand sanitizer setelah dan sebelum menyentuh sesuatu, serta tidak mencuci tangan ketika akan makan merupakan hal yang biasa ditemui di warung-warung yang ada di RT 01 RW 04 Desa Keniten. Warung-warung ini ditakutkan akan menjadi tempat penyaluran Covid-19 dikarenakan penerapan 3M yang buruk.

Untuk menanggulangi hal tersebut, mahasiswa KKN Tematik Undip yang bekerja sama dengan Unicef pada tahun 2021 dengan tema “Sinergisitas antara Akademisi dan Pemerintah dalam Mendukung Pencapaian SDGs Melalui Percepatan Vaksinasi serta Pencegahan Penularan COVID-19 di Provinsi Jawa Tengah” melakukan ajakan kepada masyarakat agar tetap menerapkan 3M di warung-warung tersebut. Media yang digunakan yaitu poster yang berisikan pengingat kepada masyarakat agar tetap menjaga jarak, memakai masker dan memakai hand sanitizer.

Gambar Poster Penerapan 3M di Warung
Sumber: Hasil kegiatan, 2021

Selain dengan penempelan poster, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyediakan hand sanitizer yang wajib digunakan saat memasuki dan meniinggalkan warung. Dengan adanya hand sanitizer ini diharapkan warga yang berkunjung ke warung dapat membersihkan tangannya terlebih dahulu sehingga mengurangi kemungkinan adanya penyebaran Virus Corona di warung tersebut.

Gambar Penyediaan Hand Sanitizer dan Poster di Warung
Sumber : Hasil kegiatan, 2021

Dikarenakan hand sanitizer yang disediakan tentunya akan habis dikarenakan penggunaannya maka dari itu diberikan juga edukasi dan buku panduan cara membuat hand sanitizer alami dari daun sirih dan jeruk nipis kepada pedagang sehingga apabila suatu saat hand sanitizer tersebut habis maka pedagang dapat mmebuatnya sendiri dengan bahan yang mudah ditemukan disekitarnya.

Gambar Edukasi Pembuatan Hand Sanitizer Alami kepada Pedagang
Sumber: Hasil kegiatan, 2021

Dengan adanya media berupa poster dan fasilitas berupa hand sanitizer, masyarakat yang berkunjung ke warung mulai menjaga jarak, mengenakan masker dan menggunakan hand sanitizer. Diharapkan dengan awal yang baik ini akan mencegah penularan Virus Corona.

Penulis : Annisa Kurnia Ramadlan (S1 Teknik Sipil – Fakultas Teknik)

Dosen Pembimbing : Triyono., SH., M.Kn

Lokasi KKN : Desa Keniten, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas