Sosialisasi Memelihara Aset Digital Bisnis dengan Google Drive kepada Masyarakat Karimunjawa oleh Mahasiswa KKN-T Karimunjawa Undip 2021

Sosialisasi kepada Masyarakat Karimunjawa

Karimunjawa (2/12) – Bisnis di era globalisasi sekarang ini tidak akan lepas dari aset digital. Aset digital dapat berupa dokumen, foto, logo, video iklan, rekaman CCTV, rekaman telepon, dan filefile berharga lainnya. Setiap aset digital tersebut pun mungkin saja dihasilkan dari perangkat dengan lokasi penyimpanan yang berbeda-beda, bisa dari smartphone, laptop, komputer, kamera CCTV, maupun perangkat lainnya. Hal ini bisa menjadi tantangan besar dalam menjaga semua aset digital bisnis tetap aman, tercadangkan, dan terorganisir di semua perangkat.

Di Indonesia sendiri masih banyak bisnis yang belum memelihara aset digital mereka dengan baik, terutama bisnis kecil yang baru menerapkan teknologi informasi. Bisnis-bisnis di Pulau Karimunjawa pun termasuk di dalamnya. Aset digital mereka masih sering terpencar di berbagai perangkat namun isi file-nya tidak sinkron atau bahkan tidak dicadangkan sama sekali. Oleh karena itu, manajemen aset digital yang baik telah menjadi kebutuhan sehari-hari.

Di sinilah Digital Asset Management (DAM) datang menolong. DAM melibatkan pengaturan penyimpanan terpusat aset digital, baik lokal maupun cloud, sehingga memudahkan untuk mengakses aset digital serta memanipulasi, mendistribusikan, dan membagikannya. Ada banyak DAM yang tersedia untuk bisnis besar maupun kecil, ada yang berbayar dan ada pula yang gratis. Salah satu DAM gratis sederhana yang sudah tersedia di kebanyakan perangkat, khususnya perangkat mobile dengan sistem operasi Android, adalah Google Drive.

Google Drive adalah layanan DAM berbasis cloud yang tidak hanya menyediakan fitur backup atau mencadangkan file, tetapi juga menyediakan fitur sinkronisasi otomatis. Fitur ini memecahkan masalah terbesar dalam pemeliharaan aset digital bisnis. Dari yang sebelumnya harus meng-upload atau men-download file secara manual satu per satu, dengan Google Drive dapat secara otomatis melakukan kedua hal tersebut setiap kali terdeteksi adanya perubahan pada file atau folder yang ditandai untuk disinkronisasi. Sayangnya fitur ini baru tersedia untuk perangkat desktop dan belum tersedia untuk mobile. Namun jika tetap menginginkan fitur sinkronisasi di perangkat mobile, ada aplikasi pihak ketiga (Bukan dari Google) yang dapat diinstal.

Oleh karena alasan di atas, sebagai bentuk pelaksanaan program KKN Tematik Matching Fund Kedaireka, salah satu mahasiswa Undip yaitu Juan Audrica Naufaldy (20) melakukan sosialisasi Memelihara Aset Digital Bisnis dengan Google Drive kepada masyarakat Karimunjawa yang memiliki suatu bisnis seperti toko. Sosialisasi yang dilakukan berupa presentasi mengenai apa dan kenapa perlu dipeliharanya aset digital bisnis, apa itu Digital Asset Management (DAM) dan apa saja manfaat yang dapat diperoleh, serta demo penggunaan Google Drive. Setelah itu, dilakukan pembagian pamflet yang menjelaskan cara menginstal Google Drive for Desktop supaya ilmu yang disampaikan dapat diulang kembali dan dapat dibagikan kepada orang lain.

Sosialisasi ini diberikan dengan tujuan supaya kualitas bisnis masyarakat dapat meningkat dengan penerapan teknologi informasi yang semakin canggih dalam memelihara aset digital bisnis mereka, terutama di tengah pandemi COVID-19 ini yang membuat banyak bisnis beralih ke ranah online atau daring. Diharapkan sosialisasi ini dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Penulis : Juan Audrica Naufaldy

Program Studi: Informatika

Dosen KKN: Satriyo Adhy, S.Si., M.T

Lokasi KKN-T: Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah