Pentingnya penyuluhan dan pelatihan untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya!

Semarang (17/12). Kuliah kerja nyata atau yang biasa disebut dengan KKN merupakan kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh setiap mahasiswa kepada masyarakat. KKN KHDTK Wana Dipa kali ini mengangkat tema “Integrated farming system dengan memberdayakan masyarakat sebagai upaya pengelolaan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan”. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 9 November 2021 sampai 19 Desember 2021, yang merupakan batch 2 lanjutan dari KKN KHDTK Wana Dipa batch sebelumnya.

Penerjunan peserta KKN Tematik KHDTK Wana Dipa batch 2
Penerjunan peserta KKN Tematik KHDTK Wana Dipa batch 2

Kegiatan ini berlokasi di RT 03 RW 05 Dusun Kaligawe, Desa Susukan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Sesuai dengan tema yang dibawa, salah satu program yang dilaksanakan adalah “Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani”. Terdapat Kelompok Wanita Tani di RT 03 RW 05 dengan nama Kelompok Wanita Tani “Nurul Hidayah” yang baru dibentuk dan belum memiliki program kerja untuk dijalankan sehingga kelompok tersebut dirasa memiliki produktivitas yang rendah. Maka dari itu kelompok tersebut perlu diberdayakan agar lebih bermanfaat lagi bagi masyarakat.

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani "Nurul Hidayah"
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani “Nurul Hidayah”

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan merupakan pendidikan non-formal yang bertujuan untuk mengubah perilaku (pengetahuan, sikap dan ketrampilan) dari petani untuk meningkatkan kesejahteraan bagi petani dan keluarganya. Sementara pelatihan merupakan suatu kegiatan atau proses untuk membentuk dan membekali sekelompok masyarakat dengan menambah keahlian, kemampuan, pengetahuan dan perilakunya untuk meningkatkan kompetensi dari masyarakat itu sendiri.

Peserta KKN Batch 2 KHDTK Wana Dipa Undip melakukan penyuluhan kepada pengurus dan anggota dari Kelompok Wanita Tani “Nurul Hidayah” di RT 03 RW 05, Dusun Kaligawe, Desa Susukan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Penyuluhan tersebut berkaitan tentang peranan kelompok wanita tani dalam masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan “esensi” masing-masing anggota dalam berorganisasi. Melalui penyuluhan ini, para pengurus dan anggota Kelompok Wanita Tani “Nurul Hidayah” mulai memahami seberapa pentingnya kelompok wanita tani dalam masyarakat, sehingga dapat membantu menyadarkan para pengurus dan anggota untuk meningkatkan produktivitas bagi kelompoknya.

Penyuluhan kepada Kelompok Wanita Tani "Nurul Hidayah"
Penyuluhan kepada Kelompok Wanita Tani “Nurul Hidayah”

Setelah dilakukannya penyuluhan, perlu adanya pelatihan agar para anggota terpantik atau terpacu untuk melakukan kegiatan-kegiatan produktif lainnya. Peserta KKN melakukan pelatihan berupa pemanfaatan limbah kulit pisang menjadi keripik.

Pelatihan Pembuatan Keripik Kulit Pisang
Pelatihan Pembuatan Keripik Kulit Pisang
Proses pelatihan pembuatan keripik kulit pisang
Proses pelatihan pembuatan keripik kulit pisang

Berikut merupakan hasil produk pelatihan yang telah dilakukan.

Contoh produk keripik kulit pisang
Contoh produk keripik kulit pisang

Pelatihan ini selain digunakan untuk memantik semangat para anggota, juga digunakan untuk memaksimalkan potensi dan limbah yang ada di sekitar. Dari pelatihan yang dilakukan, terlihat para anggota sangat antusias dalam melakukan setiap kegiatan. Hal inilah yang perlu untuk terus digalakkan, yaitu adanya penyuluhan dan pelatihan serta pendampingan guna menciptakan masyarakat yang “mandiri” dan “berdaya”.

Penulis: Achmad Fahrul Wahyudi – S1 Agribisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian

Dosen Pembimbing: Dr. Yulita Nurchayati, M. Si