Next Normal, Mahasiswa Universitas Diponegoro Dan Warga Rt 05 Susukan Maksimalkan Tanaman Serai Wangi Jadi Sabun Cuci Tangan

Hasil survei lapangan di Dusun Kaligawe Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kab. Semarang menunjukkan jika masyarakat setempat masih kurang dalam memanfaatkan tanaman obat herbal keluarga. Sebagai dusun dengan luas wilayah yang luas, Dusun Kaligawe mempunyai banyak peluang yang dapat dikembangkan. Pengembangan potensi wilayah yang optimal serta pendekatan personal yang baik kepada warga akan sangat membantu kemajuan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Dusun Kaligawe. Salah satu tanaman obat herbal yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut adalah serai wangi.

Selain itu, di linkungan RW 05 banyak masyarakat yang masih membuang minyak hasil pengorengan (minyak jelantah) ke lingkungan. Di sisi lain, apabila limbah minyak jelantah dari usaha kuliner maupun rumah tangga ini langsung dibuang ke lingkungan, maka akan menjadikan lingkungan kotor dan menjadi bahan pencemar bagi air maupun tanah. Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan dalam KKN KHDTK Batch 2 Universitas Diponegoro yang dilaksanakan pada November-Desember 2021 melakukan program inovasi untuk mengubah minyak jelantah dan serai wangi menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Proses pembuatan dari sabun cuci tangan berbahan dasar minyka jelantah tergolong cukup mudah. Langkah pertama menyaring minyak jelantah dengan kain, lalu timbang minyak jelantah sebanyak 60 gr. Kemudian timbang KOH sebanyak 13 gr dan larutkan pada 4 sendok teh air dan campurkan KOH dengan minyak jelantah dan aduk selama kurang lebih 30 menit hingga memadat. Selanjutnya tambahkan Citronella oil sebanyak 2 ml dan timbang air sebanyak 330 gr kemudian dipanaskan selama kurang lebih 10 menit. Tuangkan air panas ke dalam campuran kemudian diaduk hingga homogen, lalu tambahkan pewarna sebanyak 6 tetes dan diaduk hingga homogen. Timbang garam sebanyak 1 gr dan larutkan pada sedikit air dan tambahkan garam tersebut pada campuran sebagai pengental sabun. Terakhir sabun dituangkan ke dalam botol yang telah disiapkan.

Untuk program kedua dilakukan sosialisasi bahaya minyak jelantah dan penjelasan mengenai pembuatan sabun cuci berbahan dasar minyak jelantah. Program pencerdasan akan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai proses pembuatan serai wangi dan minyak jelantah menjadi sabun cuci tangan, menambah pengetahuan masyarakat akan pentingnya pengolahan limbah menjadi barang yang lebih bermanfaat, dan memberikan aware dan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 terutama dalam hal ini mencuci tangan.

Pada masa pandemi Covid-19 himbauan akan social distancing diberlakukan oleh pemerintah, sehingga dalam pelaksanaan KKN kali ini dilakukan secara Hybrid (Online-offline). Maka dari itu, sebelum dilakukan demo pembuatan sabun cuci tangan dilakukan penyebaran leaflet yang berisikan mengenai manfaat serai wangi, bahaya minyak jelantah, himbauan mencuci tangan, dan manfaat penggunaan serta tata cara pembuatan sabun cuci berbahan dasar minyak jelantah beraroma serai wangi.

Dengan diadakan program-program tersebut diharapkan warga dapat lebih peduli akan isu Kesehatan dan lingkungan,

Penulis : Tulus Ira Wijayanti-Teknik Kimia

Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Suryanti, M.Pi