Mahasiswa KKN Tematik KHDTK Universitas Diponogoro Gencar Melakukan Sosialisasi Tentang Pengelolaan Sampah Berbasis 3R Untuk Mengurangi Dampak Perubahan Iklim

Sosialisasi door-to-door pengenalan pengelolaan sampah berbasis 3R(reduce,reuse,recycle) di RT.06/RW.05, Dusun Kaligawe, Susukan

Ungaran, Kab. Semarang (12/12/2021), – Sampah merupakan permasalahan klasik yang tidak pernah tertangani secara tuntas. Berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah, dengan tujuan untuk mengurangi jumlah timbulan sampah dirasa masih belum efektif. Oleh sebab itu, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut perlu keterlibatan seluruh stakeholder, terlebih kesadaran diri dari tiap-tiap individu. Mahasiswa KKN-T KHDTK UNDIP melalui Program Pengelolaan Sampah berbasis Masyarakat dengan Penerapan Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Dusun Kaligawe, Susukan, Ungaran Timur. Upaya ini ditujukan untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Dusun Kaligawe. Menurut hasil wawancara dan pengamatan langsung dapat diketahui bahwa mayoritas masyarakat di Dusun Kaligawe masih membuang sampah sembarangan seperti di lahan-lahan kosong di sekitar permukiman. Selain itu, masyarakat juga masih sering membakar sampah di masing-masing halaman rumahnya, padahal tindakan ini dapat menimbulkan pencemaran udara nantinya akan berdampak pada perubahan iklim akibat proses pengelolaan sampah yang buruk. Tindakan ini disebabkan oleh ketidaktersediaannya sarana prasarana pengelolaan sampah dan minimnya pengetahuan masyarakat di Dusun Kaligawe terkait pengelolaan sampah berbasis 3R.

Kondisi Persampahan di Dusun Kaligawe, Susukan

Melalui sosialisasi yang dilakukan Mahasiswa KKN-T KDHTK UNDIP masyarakat diberikan edukasi terkait Pengelolaan Sampah dengen Konsep 3R. Sosialisasi ini ditujukan kepada seluruh masyarakat di Lingkungan Dusun Kaligawe, sebab langkah penanganan sampah terbaik dilakukan dari sumber, dalam hal ini yakni tiap-tiap rumah tangga yang ada di Dusun Kaligawe. Pengelolaan sampah 3R dilakukan dengan tiga langkah awal yakni dengan mengurangi jumlah sampah, menggunakan kembali sampah yang masih layak guna, dan mendaur ulang sampah menjadi produk baru. Untuk mengefektifkan pengelolaan sampah berbasis 3R diperlukan komunitas lanjutan untuk mengoptimalkan potensi sampah-sampah yang telah terpilah di tiap-tiap rumah yakni dengan Bank sampah dan juga TPS 3R. Untuk TPS3R sendiri penyediaannya lebih ditekankan kepada bantuan langsung dari pemerintah sedangkan secara lebih sederhananya pengelolaan sampah 3R ini dapat diolah melalui Komunitas Bank Sampah.

Komunitas Bank sampah merupakan bentuk pengelolaan sampah berbasis masyarakat, tujuan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan, dengan mengurangi jumlah timbulan sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan mengolah sampah menjadi barang bernilai ekonomis yang mampu menambah pendapatan bagi para anggotanya, menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas sampah sehingga membuat tempat tinggal menjadi lebih bersih, nyaman, asri, dan sehat. Dengan pemberian sosialisasi ini telah memberikan gambaran kepada masyarakat Dusun Kaligawe terkait pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan penerapan konsep 3R yang baik dan benar. Sehingga dengan adanya sosialisasi terkait pengelolaan sampah ini dapat menumbuhkan kesadaran tiap-tiap individu di Dusun Kaligawe untuk mengelola sampah dengan cara yang benar.

Ditulis : Armi Kurnia Savitri – Perencanaan Wilayah dan Kota 2018, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Suryanti, M.Pi

KKN-T KHDTK WANA DIPA UNIVERSITAS DIPONEGORO BATCH II