Lindungi Masa Depan dan Pulihkan Perekonomian Masyarakat, Mahasiswa KKN UNDIP Turun Langsung ke Lapangan!

Mahasiswa KKN Undip mengadakan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba pada anak sekolah dasar.

Banyumas (28/01). Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM I Tahun 2021/2022 Mahasiswa Universitas Diponegoro resmi dilaksanakan sejak 5 Januari hingga 15 Februari 2022. Dengan memperhatikan kondisi dan situasi saat ini, KKN dilaksanakan di daerah masing-masing mahasiswa dan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Menuju Pasca Pandemi COVID-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan keaadaan masyarakat baik dari segi kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan bidang terdampak lainnya.

Namun tidak hanya covid-19 yang menjadi perhatian pada KKN UNDIP kali ini, penyalahgunaan narkoba juga menjadi salah satu hal yang belakangan ini cukup sering didengar baik di lingkungan sekitar maupun di dunia maya. Di tengah pandemi covid-19 yang belum selesai ini, kasus penyalahgunaan narkoba justru semakin bermunculan dan menghawatirkan apabila dibiarkan begitu saja. Tentu hal ini menjadi topik yang sangat penting untuk diajarkan kepada masyarakat khususnya anak-anak pada usia dini agar tidak mudah terjerumus kedalam lingkaran suram ini.

Atas dasar kecemasan ini, sekelompok mahasiswa KKN UNDIP mengadakan kegiatan sosialisasi dengan target siswa-siswi Sekolah Dasar yang dianggap menjadi salah satu pilar penerus bangsa dan harus dijaga dan dijauhkan dari zat berbahaya seperti narkoba. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 22 Januari 2022 dengan tempat pelaksanaan di SD Negeri 2 Purwokerto Wetan. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh dengan antusias dari siswa-siswi peserta sosialisasi.

“Ya kami sangat berterimakasih kepada mahasiswa KKN UNDIP karena telah mengadakan acara sosialisasi di sekolah kami, selain sebagai upaya mengajarkan anak-anak untuk menjauhi perbuatan buruk tersebut, hal ini juga berguna bagi sekolah sebagai nilai tambah untuk mendapatkan nilai akreditasi yang lebih baik kedepannya karena terdapat banyak kegiatan positif yang dilaksanakan.” ungkap Nachdo selaku wali kelas 6 SD Negeri 2 Purwokerto Wetan.

Harapan setelah terlaksananya kegiatan ini adalah siswa-siswi SD Negeri 2 Purwokerto Wetan dapat memahami bahaya narkoba dan dapat menghindari segala kegiatan yang berpotensi menjerumuskan mereka pada tindak penyalahgunaan narkoba baik dari diri sendiri maupun dari lingkungan luar.

Selain melindungi masa depan bangsa, yang menjadi perhatian lain adalah perokonomian yang memburuk akibat pandemi covid-19 yang belum kunjung selesai. Demi mengatasi hal ini diadakan program yang dapat mendongkrak semangat dan perekonomian masyarakat. Dimas, salah satu mahasiswa KKN UNDIP mengadakan program digitalisasi UMKM yang ditujukan untuk melebarkan sayap dan cakupan dari usaha yang selama ini berjalan secara konvensional.

Dimas yakin bahwa dengan dilakukan digitalisasi UMKM ini dapat meningkatkan kualitas usaha dan melebarkan cakupan pasar yang selama ini hanya bergantung pada metode konvensional. Salah satu usaha yang dilakukan digitalisasi adalah usaha kos-kosan milik Eko, salah satu warga di Kelurahan Purwokerto Wetan. Eko memiliki kos-kosan yang kamarnya belum banyak terisi. Selama ini Eko hanya mengandalkan promosi dengan cara menyebarkan berita dari mulut ke mulut hingga saat ada perantau yang mencari kos dapat menemukan kos miliknya. Namun sepertinya metode tersebut tidak terlalu efektif untuk diterapkan terutama pada zaman yang sudah penuh dengan teknologi ini.

Terbukti dengan dilakukan digitalisasi UMKM pada usaha kos ini, peminat kos ini bertambah dengan drastis. Terhitung dari peluncuran digitalisasi, sudah terdapat setidaknya 8 peminat dalam 3 hari. “Program ini sangat membantu saya dalam menjalankan usaha saya yang tadinya saya kira tidak ada cara lain untuk melakukan promosi karena saya tidak begitu mengerti teknologi saat ini.” ucap Eko menanggapi ramainya peminat usahanya setelah digitalisasi berhasil dilaksanakan.

Mengunjungi masyarakat pelaku usaha

Dengan berhasilnya program ini, diharapkan perekonomian masyarakat dapat kunjung pulih setelah terpuruk karena pandemi ini. Selain itu, dengan berjalannya program ini juga memberikan pandangan baru dalam cara menjajakan usaha masyarakat agar tidak bergantung pada metode konvensional dan dapat memanfaatkan teknologi yang ada pada saat ini.

Penulis : Taufiq Dimas R
Editor : Hendrik A. S.