Mengenal Pentingnya Status Gizi pada Balita dengan Data

Foto Sosialisasi Status Gizi bersama Ibu-Ibu PKK di RW 01 Kelurahan Gedawang

Semarang (27/01) – Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan wadah yang dibuat oleh pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berfokus pada kesehatan keluarga khususnya pada kesehatan ibu dan anak. Posyandu melakukan kegiatan dalam kurun waktu sekali dalam satu bulan. Namun karena wabah COVID-19, penimbangan yang dilakukan oleh posyandu dibatasi dan hanya dilakukan di RT masing-masing oleh kader setiap RT. Karena pandemi telah mereda, posyandu diadakan kembali di tingkat RW.

Pelaksanaan posyandu di RW 01 dilaksanakan setiap minggu kedua. Kegiatan yang biasanya dilakukan pada posyandu yaitu penimbangan berat badan, pengukuran lingkar lengan, pengukuran lingkar kepala, dan pengukuran tinggi badan. Dari kegiatan tersebut didapatkan data hasil pengukuran yang dapat dikonversikan menjadi gambaran status gizi bayi dan balita. Status gizi sendiri dikategorikan menjadi empat, yaitu status naik, turun/tetap, garis bawah merah, dan baru. Status gizi yang baik berada pada kategori naik karena dianggap ada perbedaan pertumbuhan keatas pada hasil penimbangan bayi dan balita.

Poster Grafik Data Status Gizi Balita di RW 01 pada Bulan Januari 2022

Data hasil penimbangan di posyandu yang telah dilaksanakan kemudian diubah menjadi grafik yang dipercantik agar memudahkan serta menarik minat baca kepada para orang tua dari bayi dan balita. Berdasarkan grafik tersebut, nantinya orang tua dapat diberikan edukasi mengenai pentingnya status gizi serta edukasi tentang bagaimana cara meningkatkan status gizi bayi dan balita.

Penulis : Hasna Faridah Dhiya Ul Haq

Jurusan : Statistika

Dosen : Dr. Aminah, SH, M.Si