Di Era New Normal Covid-19, Mahasiswa KKN Undip Adakan Penyuluhan Giat Pasca Pandemi dan Pembuatan Hand Sanitizer.

Oleh : Akhmad Rizky Fernanda, S1 Teknik Geodesi / Fakultas Teknik

Semarang (20/01/2022) – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada dasarnya bertujuan untuk memberikan pengalaman pengabdian dan pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa. Periode KKN Universitas Diponegoro kali ini terasa berbeda dikarenakan sudah menerapkan new normal  dan dilakukan tersebar di wilayah sekitar Kota Semarang dan tempat tinggal masing-masing namun tetap dengan protokol kesehatan yang masih ketat dikarenakan kasus Covid-19 varian Omicron sedang merajalela. 

Dampak dari pandemi pada kehidupan seseorang dan masyarakat pada pola kehidupan setelahnya. Penyelesaian masalah COVID – 19 ini pada dampak sosial tidak bisa hanya diserahkan pada pemerintah tetapi setiap keluarga harus berusaha untuk mengatasi masalah terutama giat yang perlu dilakukan pasca Pandemi Covid-19 ini. Karena jika tidak, akan berdampak pada gelombang pandemic lanjutan. Untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman terkait pentingnya giat-giat yang perlu dilakukan pasca pandemi COVID-19, mahasiswa KKN memanfaatkan hal tersebut untuk membentuk program penyuluhan giat-giat pasca pandemi dan tutorial pembuatan hand sanitizer berbahan alami dan aktif yang mudah dibuat dan sesuai dengan standar WHO.

Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Akhmad Rizky Fernanda selaku mahasiswa KKN jurusan Teknik Geodesi Universitas Diponegoro PPS PGOT “Mardi Utomo” Semarang turut membantu usaha pemerintah untuk melakukan penyuluhan dan sosialisasi terkait giat-giat pasca pandemi. Dengan materi dan poster yang disiapkan, dijelaskan bahwa ada beberapa kiat yang tidak boleh dilepaskan meskipun pandemic telah mereda, yaitu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Disini dijelaskan bahwa PHBS harus selalu diterapkan agar terhindar dari penyebaran virus yang sudah mulai mereda ini.  

Terlepas dari kegiatan penyuluhan PHBS, dilanjutkan juga dengan penyuluhan serta tutorial pembuatan hand sanitizer yang mudah dan sesuai dengan anjuran WHO. Mahasiswa KKN disini hanya bertindak sebagai tutor saja, namun penerima manfaat PPS PGOT “Mardi Utomo” lah yang langsung mempraktekkan pembuatan hand sanitizer dan kegiatan berjalan lancar serta dapat dipastikan warga PPS PGOT “Mardi Utomo” dapat membuat hand sanitizer secara mandiri.

Sosialisasi Pembuatan Hand Sanitizer

“Saya senang ada penyuluhan praktik pembuatan hand sanitizer ini untuk warga Panti PGOT “Mardi Utomo” Semarang dari mahasiswa KKN Tim 1 Undip 2022. Semoga dengan dilaksanakannya penyuluhan praktik ini, warga panti dapat mengimplementasikannya kembali dan dapat dijadikan peluang usaha atau semacamnya.” Ibu Rini selaku Pekerja Sosial Fungsional PPS PGOT “Mardi Utomo” Semarang.