Mahasiswa KKN UNDIP Melatih Pekerja TPS Desa Sekaran Menggunakan APAR Untuk Mengatasi Kebakaran Skala Kecil

Lamongan (14/01/2022) – Kebakaran merupakan salah satu ancaman yang berbahaya dan dapat mengakibatkan korban jiwa jika kita tidak melakukan upaya yang tepat dalam mencegah kebakaran. Kebakaran bisa terjadi dimana saja terutama di daerah padat penduduk. Banyak sekali faktor penyebab terjadinya kebakaran seperti konsleting listrik, kebocoran gas atau tersambar petir, kebakaran juga bisa disebabkan oleh faktor kelalaian manusia seperti pembakaran sampah yang tidak terkendali yang terjadi di TPS.

Kurang sadarnya masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran yakni tersedianya Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di rumah atau di tempat umum menjadikan api yang tadinya kecil sulit merambat menjadi besar dan terjadi kebakaran. Hal tersebut juga terjadi di TPS Desa Sekaran yang tidak tersedia APAR sebagai alat untuk mecegah kebakaran. Dari permasalahan tersebut mahasiswa KKN TIM I Universitas Diponegoro 2021/2022 Desa Sekaran, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan membuat program “Pelatihan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Untuk Pencegahan Kebakaran Skala Kecil”. Program tersebut ditujukan kepada pekerja di TPS Desa Sekaran agar pekerja tersebut memahami cara mencegah kebakaran walaupun skala kecil.

Mahasiswa KKN juga memberikan APAR 500 ml kepada TPS Desa Sekaran guna antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, selain itu mahasiswa KKN juga menempelkan poster tentang cara penggunaan APAR di TPS Desa Sekaran. Oleh karena itu, pekerja di TPS Desa Sekaran perlu mengetahui cara penggunaan APAR jika terjadi kebakaran agar tidak menjadi besar dan tidak perlu sampai melibatkan pemadam kebakaran.

Penulis : Moh. Agung Wahyudi (Mahasiswa S1-Teknik Perkapalan, KKN TIM I UNDIP)

Dosen Pembimbing : Rabith   Jihan Amaruli, S.S., M.Hum

Lokasi KKN : Desa Sekaran, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan