Sosialisasi Gerakan Cuci Tangan Dengan Benar Pada Remaja Desa Kauman

Pelaksanaan Sosialisasi

Pati ( 07/02/2022), Melalui program kerja KKN Tim 1 UNDIP Tahun 2021/2022, mahasiswa Kesehatan Masyarakat UNDIP mengadakan sosialisasi kesehatan “Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun Dengan Benar” yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 22 Januari 2022 kepada remaja di wilayah Desa Kauman.
Di Desa Kauman masih terdapat remaja yang bermain secara bergerombol tanpa memperhatikan protokol kesehatan, meskipun masih remaja namun tetap memungkinkan untuk menjadi korban atau perantara penularan COVID-19 terutama di masa Pandemi seperti ini.
Tujuan diadakan sosialisasi ini untuk memberikan edukasi tentang langkah cuci tangan yang benar pakai sabun, meskipun terlihat sepele, langkah cuci tangan yang benar merupakan cara pencegahan pertama untuk memutus rantai penularan COVID-19 dan penyakit infeksi lain.

Poster Sosialisasi

Kegiatan ini dimulai dari sosialisasi secara offline di minggu ketiga KKN dengan mengumpulkan beberapa remaja Desa Kauman dengan menggunakan media sosialisasi berupa poster dengan mengajarkan bagaimana langkah-langkah gerakan cuci tangan yang benar pakai sabun lalu remaja menirukan yang telah diajarkan yaitu langkah-langkah cuci tangan dengan benar dan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. Dalam sosialisasi ini, remaja diajarkan untuk selalu menerapkan cuci tangan ketika setelah melakukan aktivitas. Sosialisasi ini diikuti oleh remaja dengan kisaran umur 15-17 tahun. Sosialisasi ini dilaksanakan di Balai Desa Kauman. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja Desa Kauman mengenai gerakan cuci tangan yang benar pakai sabun.
Pada minggu kelima KKN, mahasiswa UNDIP melakukan evaluasi dan monitoring secara offline ke remaja yang sudah diajarkan yaitu gerakan cuci tangan yang benar pada minggu ketiga dan menyebarkan angket di grup Whatsapp untuk melihat apakah remaja selalu menerapkan gerakan cuci tangan dengan benar dan melihat apakah pengetahuannya mengenai gerakan cuci tangan sudah baik. Pada monitoring dan evaluasi secara offline, remaja diminta untuk mempraktekkan satu persatu langkah cuci tangan yang benar. Kegiatan ditutup dengan pembagian snack pada remaja.

Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi

Penulis: Eka Merliyani Cindi Lorensa.Fakultas Kesehatan Masyarakat, UNDIP

DPL: Zaki Ainul Fadli, S.S., M.Hum