Edukatif dan Solutif ! Mahasiswa KKN Undip Mengadakan Kelas Budaya Mengenai Pelatihan Pembuatan Bento (bekal dari rumah ala Jepang) Kepada Ibu-Ibu Sebagai Upaya Preventif Pencegahan Risiko Penyebaran Virus Covid-19 Melalui Makanan

Desa Dalangan (03/02/2022) – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Undip Tim I tahun 2021/2022 tengah berlangsung dari tanggal 5 Januari-15 Februari 2022. Adapun tema yang diangkat pada KKN kali ini adalah “Pemberdayaan Masyarakat Menuju Pasca Pandemi Covid-19 Berbasis SDGs”. Program yang dilaksanakan oleh mahasiswa kali ini, salah satunya berkaitan dengan upaya penyelesaian pandemi Covid-19. Salah satu mahasiswa peserta KKN dari Fakultas Ilmu Budaya Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Masitoh, melaksanakan program yang berkaitan dengan upaya penyelesaian Covid-19 dengan mengadakan kelas budaya mengenai edukasi dan pelatihan pembuatan bento (bekal dari rumah ala Jepang) kepada ibu-ibu sebagai upaya preventif pencegahan risiko penyebaran virus Covid-19 melalui makanan.

Menuju pasca pandemi Covid-19 ini, banyak masyarakat yang sudah mulai mengabaikan pentingnya menjaga jarak dan menghindar kerumunan di tempat umum. Akan tetapi, kali ini negara Indonesia mulai dikhawatirkan kembali dengan masuknya virus Corona varian Omicron yang notabene penyebaran virusnya lebih cepat dibandingkan varian sebelumnya. Terlebih lagi masih banyak anak-anak SD dan TK di Desa Dalangan yang membeli makanan di luar sekolah tanpa menggunakan masker. Hal tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja karena dapat membahayakan kesehatan si anak. Berbeda halnya dengan negara Jepang, orang tua di negara Jepang pasti akan membawakan bekal makan siang untuk anaknya di sekolah. Budaya membawa bekal dari rumah tersebut disebut dengan budaya bento. Selain tampilan bekal makanan yang dihias semenarik mungkin, komposisi dan kecukupan gizi sangat diperhatikan demi menjaga kesehatan anak.  Kebersihan dan pemilihan bahan makanan juga sangat dijaga. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, Mahasiswa KKN Undip memiliki ide untuk mengadakan kelas budaya berupa edukasi dan pelatihan pembuatan bento karena dinilai memiliki potensi untuk digalakan, demi mencegah risiko penyebaran virus Covid-19 yang mungkin saja bisa ditularkan melalui makanan di luar rumah.

Mahasiswa KKN Undip Memberikan Edukasi Terkait Covid dan Pengenalan Budaya Bento Melalui Media Leaflet

Program tersebut dimulai dengan pemberian sosialisasi dan edukasi terkait pentingnya menjaga jarak dan menghindari makan di tempat umum saat pandemi Covid-19 serta pengenalan budaya bento (bekal dari rumah ala Jepang) kepada ibu-ibu. Mahasiswa KKN juga melakukan diskusi bersama dan tanya jawab terkait topik pembahasan bersama ibu-ibu.

Proses Pelatihan Pembuatan Bento Kepada Ibu-Ibu

Proses pelatihan pembuatan bento dimulai dengan pengenalan alat, bahan serta langkah-langkah pembuatan/penyusunan menu bento ke dalam kotak makanan. Di sela-sela praktik bersama pembuatan bento, Mahasiswa KKN juga mengenalkan peluang usaha di bidang kuliner salah satunya usaha catering makanan dengan bertemakan bento Jepang. Ibu-ibu terlihat sangat antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan dan tertarik untuk berbincang terkait menu-menu sehat yang ada di Jepang.

Hasil Kreasi Pelatihan Bento Kepada Ibu-Ibu

Program pelatihan ini dirasa membawa energi positif kepada ibu ibu. “Benar juga ya mbak, ini bisa melatih ibu-ibu muda buat lebih kreatif membuat bekal supaya anaknya tidak jajan di sekolah, soalnya ini jadi lucu bentuknya” ujar Ibu Dwi, salah satu warga yang mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan bento. Sehubungan dengan hal tersebut, Mahasiswa KKN juga memberikan referensi-referensi terkait pembuatan bento yang ada di Youtube, guna menambah pengetahuan dan kekreativitasan ibu dalam hal menghias makanan. Dengan adanya kelas budaya dan pelatihan pembuatan bento tersebut, ibu-ibu merasa tersadarkan akan bahaya virus Covid yang ternyata juga bisa ditularkan melalui makanan. Ibu-ibu semakin menjadi tergerak untuk menjaga kesehatan anak-anak mereka dengan cara membawakan bekal dari rumah mengingat kasus Corona varian Omicron yang semakin hari semakin meningkat.

Penulis : Masitoh (FIB/ S-1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang 2018)

DPL    : Eva Annisa, S.Farm., Apt.

Lokasi : Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo