Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Peluang Bekerja di Jepang pada Pemuda Desa

Sukoharjo (05/02/2022) – Mencari pekerjaan sampai saat ini masih menjadi isu yang memberikan rasa khawatir pada golongan muda, terutama yang masih atau baru saja menyelesaikan sekolah. Menurut data dari situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sampai sekarang lulusan SMK masih menjadi penyumbang banyaknya pengangguran di Jawa Tengah. Berkebalikan dengan maksud awal SMK untuk menyiapkan sumber daya manusia dengan skill siap kerja yang sesuai dengan industri di daerah.

Dalam KKN Tim 1 Universitas Diponegoro tahun 2021/2022 yang mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat Menuju Pasca Pandemi COVID-19 Berbasis SDGs” ini, Ridlo Al Damanova Diyan Hangasti, menginisiasi program kerja “Pengenalan Peluang Kerja di Jepang”, yang ditujukan kepada kelompok karang taruna di Dukuh Singkil, RT01 RW08 Kelurahan Pondok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Program kerja tersebut dilaksanakan dengan melakukan sosialisasi terkait program magang ke Jepang atau Technical Intern Training Program. Bertempat di salah satu rumah anggota karang taruna, pelaksanaan program kerja bertepatan dengan rapat bulanan karang taruna.

Dokumentasi pelaksanaan kegiatan

Dalam sosialisasi tersebut, diberikan penjelasan terkait Technical Intern Training Program atau program magang ke Jepang. Program magang tersebut terlaksana berkat kerjasama Kemenakertrans dengan IM Japan, yang telah terjalin dari tahun 1993.

Selain sejarahnya, mahasiswa program studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang tersebut juga menjelaskan latar belakang, tujuan, persyaratan, serta jalur-jalur yang dapat ditempuh untuk mengikuti program magang ke Jepang tersebut. Salah satu hal yang menjadi fokus kegiatan sosialisasi ini adalah, bagaimana memilih LPK atau lembaga pelatihan kerja resmi agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan ketika hendak magang ke Jepang.

Pemutaran video pengenalan budaya Jepang

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, digunakan juga video presentasi yang menjelaskan sekilas tentang budaya Jepang. Mulai dari musim, makanan dan minuman, hingga kisaran harga barang-barang kebutuhan hidup di sana. Hal tersebut diupayakan demi memberikan pengetahuan dasar bagi para pemuda apabila memiliki niatan untuk mengikuti program magang ke Jepang tersebut.

Setelah kegiatan usai, dibagikan juga booklet yang berisi detail dari materi yang telah disampaikan, agar para pemuda atau warga lainnya yang ingin tahu dapat membaca sendiri materi tersebut nantinya.

Cover booklet
Penyerahan booklet cetak secara simbolis pada ketua karang taruna

“Acara ini sangat bermanfaat untuk adik-adik yang masih sekolah dan umurnya masih muda untuk melanjutkan (kerja) dan menambah wawasan tentang magang ke Jepang,” jawab salah seorang peserta kegiatan ketika ditanya pada sesi evaluasi. Dengan ini diharapkan masyarakat desa, utamanya generasi muda dapat memiliki lebih banyak jalan untuk mengambil pekerjaan di masa depan nanti.

Penulis             : Ridlo Al Damanova Diyan Hangasti (FIB/ S-1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang 2018)

DPL                : Eva Annisa, S.Farm., Apt.

Lokasi KKN   : Desa Pondok, Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah