Mahasiswa KKN UNDIP Ajari Ubah Sampah Plastik Jadi Barang Estetik

Kota Malang (08/02/2022) – Sampah plastik telah menjadi suatu permasalahan yang hingga kini sulit untuk diatasi. Indonesia menjadi salah satu penyumbang sampah ke laut terbesar ke dua di dunia seiring laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. Salah satu jenis sampah yang harus mendapat perhatian lebih adalah sampah plastik. Plastik merupakan salah satu bahan yang digunakan dalam berbagai macam perlengkapan manusia. Penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari menghasilkan timbunan atau limbah plastik yang cukup banyak pula.

Salah satu cara pengelolaan sampah plastik adalah dengan cara daur ulang. Salah satu proses daur ulang yang ramah lingkungan dan tidak menghabiskan biaya tinggi adalah ecobrick. Ecobrick adalah salah satu cara pemanfaatan sampah plastic yang ramah lingkungan yang dapat dijadikan sebagai barang berguna seperti kursi atau meja. Ecobrick merupakan istilah yang digunakan untuk menamai hasil pengelolaan sampah plastik yang menjadi sebuah bata. Kata ecobrick sendiri berasal dari kata “Eco” yang berarti lingkungan dan “brick” yang berarti bata yang jika digabung artinya secara umum menjadi sebuah bata yang ramah lingkungan.

Pelatihan pembuatan ecobrick ini dilaksanakan di daerah RW 02 Kelurahan Tasikmadu selama 3 hari (25-27 Januari). Daerah ini memiliki banyak sekali UMKM terutama pada sektor kerajinan rotan, sehingga banyak ditemukan limbah atau sampah plastik. Pembuatan ecobrick ini dibantu oleh para remaja RW 02 Kelurahan Tasikmadu. Ecobrick yang dibuat ini nantinya dirakit dan dicat sehingga menjadi sebuah kursi kecil yang dapat dimanfaatkan oleh pengerajin rotan sebagai tempat duduk.

Dengan adanya pelatihan pembuatan ecobrick ini diharapkan warga RW 02 dapat mengolah sampah plastik yang ada dan dapat termanfaatkan dengan baik. Tidak hanya itu, warga diharapkan juga dapat membuat barang-barang yang memiliki nilai jual dari hasil pembuatan ecobrick, sehingga dapat menghasilkan uang dari barang-barang yang terbuat dari botol ecobrick.  

Penulis: Zakky Abdurrahman

DPL: Rabith Jihan Amaruli, S.S., M.Hum