Bersama Dinas Sosial dan PMI Kabupaten Jepara, Mahasiswa KKN undip melakukan pengadaan kursi roda bagi Warga penyandang cacat.

“Bersama Dinas Sosial dan PMI Kabupaten Jepara, Mahasiswa KKN undip melakukan pengadaan kursi roda bagi Warga penyandang cacat”

Kedung, Jepara-Senin (30/07/2017) Tim KKN Undip Desa Rau melakukan pengajuan permohonan bantuan kursi roda bagi warga penyandang cacat di Desa Rau. Terdapat 3 warga masyarakat di Desa Rau yang berkebutuhan khusus (cacat dari lahir) sehingga membutuhkan kursi roda, namun tidak mampu membelinya karena keterbatasan biaya. Maka dari itu TIM KKN UNDIP dari Desa Rau berinisiatif untuk membantu masyarakat yang berkebutuhan khusus dengan menjadi perantara dalam kepengurusan permohonan bantuan kursi roda dan sembako kepada warga kurang mampu tersebut.

Kegiatan ini melibatkan beberapa instansi, diantaranya PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Jepara untuk pengadaan pemberian bantuan kursi roda dan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat  Kabupaten Jepara untuk pengadaan bantuan sembako.

Pengajuan berkas permohonan bantuan ke Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Jepara
Pengajuan berkas permohonan bantuan ke Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Jepara

 

Pengajuan berkas permohonan bantuan ke PMI Kabupaten Jepara
Pengajuan berkas permohonan bantuan ke PMI Kabupaten Jepara

Program pengadaan kursi roda tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat khususnya penyandang cacat agar dapat memudahkan beraktivitas terlebih penyandang yang masih berstatus pelajar, agar mereka tidak kesulitan pada saat melakukan kegiatan pembelajaran di sekolah. Selain itu, kegiatan tersebut juga merupakan salah satu wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Masyarakat. Sebagai seorang mahasiswa kita harus peka dan mampu mengabdi dan membantu masyarakat terutama yang membutuhkan.

Penyerahan Kursi roda dan sembako kepada keluarga ferdinan
Penyerahan Kursi roda dan sembako kepada keluarga ferdinan

Adapun warga yang diajukan untuk bantuan permohonan kursi roda yaitu Ferdinan Jajang (9 Tahun), Monic (7 Tahun), Dwi (16 Tahun). Namun, untuk saat ini baru satu yang terealisasi mendapatkan bantuan kursi roda dan sembako yaitu Ferdinan Jajang (9 Tahun). Untuk permohonan bantuan 2 penyandang cacat lainnya masih dalam proses pemeriksaan berkas.