Selamatkan Generasi Penerus Bangsa, Mahasiswa Undip Laksanakan Pencerdasan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba

Dokumentasi Edukasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba bersama Karang Taruna Kelurahan Bendan Ngisor

Semarang (08/02/2022), Maraknya penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang didominasi oleh pengguna berusia remaja, hal tersebut tidak lepas dari adanya pengaruh maupun faktor internal dan eksternal bermasyarakat. Peredaran dan penyalahgunaan narkoba juga terjadi di Kota Semarang yang merupakan salah satu kawasan perkotaan di Pulau Jawa. Menurut Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang merupakan kota dengan tingkat peredaran narkoba tertinggi di Provinsi Jawa Tengah dengan peredaran maupun distribusi sebesar 80 persen melalui perairan. Penyalahgunaan narkoba dapat terjadi akibat dari adanya keinginan untuk mencoba, pengaruh gaya hidup, lingkungan, dan bahkan bisa terjadi karena adanya tekanan kelompok sebaya. Berdasarkan hal tersebut dapat dilihat bahwa remaja dan anak-anak merupakan golongan yang dapat terjerumus dalam penggunaan narkoba jika tidak adanya edukasi maupun rangkulan masyarakat dalam memperhatikan remaja sekitar lingkungan rumah tangga.

Pencerdasan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba bersama Karang Taruna Kelurahan Bendan Ngisor

Melihat kilas balik penggunaan narkoba yang terjadi, menciptakan kebutuhan akan adanya sosialisasi dan pencerdasan terkait bahaya penyalahgunaan narkoba. Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN Tim I Universitas Diponegoro 2021/2022 melakukan program kerja Pencerdasan bahaya penggunaan narkoba dengan sasaran kegiatan berupa karang taruna maupun remaja yang berada di wilayah Kelurahan Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur. Kegiatan ini diadakan di Balai RW 01 Kelurahan Bendan Ngisor pada hari Minggu (30/01/2022) yang dihadari sejumlah remaja dan Karang Taruna sebanyak 10 orang.

Kegiatan ini dimulai dengan pelaksanaan pemaparan materi terkait definisi narkoba hingga pengaruh bagi penggunanya. Selain pengadaan edukasi, kegiatan program ini diselingi dengan pelaksanaan kuis sebagai tolak ukur seberapa pemahaman materi yang telah disampaikan melalui platform Kahoot! dimana pemenang akan mendapatkan hadiah menarik. Upaya dalam menarik perhatian remaja dan anak-anak dilakukan melalui pembagian merchandise stiker sehingga dapat disebarkan dan dibawa remaja untuk menyebarluaskan kegiatan serta manfaat yang telah diterima. “Kegiatan ini memberikan energi positif bagi para remaja maupun anak-anak dengan pembawaan yang menarik sehingga dapat memberikan manfaat pengetahuan dan tidak membosankan” ujar Farhan selaku anggota Karang Taruna Bendan Ngisor pada saat ditemui ketika pelaksanaan penyuluhan program (30/01/2022).

Pembagian Merchandise Stiker terkait Generasi Muda Anti Narkoba

Penulis: Refli Widianto — Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro