Pemberdayaan UMKM : Mahasiswa UNDIP Lakukan Edukasi Pengelolaan Keuangan Kepada UMKM Berskala Menengah Hingga Kecil di Kawasan Kelurahan Kembangarum

Semarang (06/02) – Tantangan bagi pelaku UMKM di tengah pandemi Covid-19 saat ini menjadi semakin berat. Kementerian Keuangan menyebutkan bahwa terdapat 4 sektor yang paling tertekan akibat wabah Covid-19, salah satunya adalah UMKM. Sektor ini mengalami tekanan akibat terganggunya cashflow perusahaan dan turunnya penjualan sehingga berdampak pada kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban kreditnya.

Sebuah bisnis atau UMKM berskala apapun layak dan membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik. Tak dapat dipungkiri bahwa mayoritas UMKM berskala kecil menganggap bahwa pengelolaan keuangan merupakan hal yang kurang penting, bahkan cenderung merepotkan. Namun, pengelolaan keuangan sangat penting untuk keberlangsungan dan perkembangan UMKM tersebut. Sebaik apapun sebuah UMKM menjalankan bisnis, apabila tidak di imbangi dengan pengelolaan keuangan yang baik, bisnis tersebut tidak akan berkembang atau bahkan dapat gulung tikar.

Booklet Bertema Pengelolaan Keuangan UMKM

Berikut beberapa tips mengelola keuangan bagi UMKM yang dapat diterapkan agar bisnis dapat berkelanjutan dan bahkan berkembang di era pandemi dan seterusnya :

  1. Memisahkan uang pribadi dengan uang bisnis.
  2. Menganggarkan pengeluaran dengan sebijak mungkin. Hindarilah pengeluaran yang tidak penting bagi kemajuan bisnis, dan buatlah daftar prioritas kebutuhan serta anggarkan terlebih dulu hal mana yang menentukan perkembangan bisnis.
  3. Mencatat semua transaksi keuangan bisnis. Siapkan sebuah buku khusus untuk mencatat setiap transaksi keuangan yang terjadi di dalam bisnis. Catatlah semua transaksi dan aliran keuangan yang terjadi ke dalam formulir, kemudian disalin ke dalam buku keuangan.
  4. Mengontrol dan mengawasi arus kas bisnis.
  5. Menyediakan dana cadangan. Persiapkan dana untuk menghadapi keadaan darurat dengan cara memperkirakan masalah-masalah yang kemungkinan harus dihadapi pada saat menjalankan bisnis. Setelah itu, tentukan jumlah nilai dari dana cadangan tersebut. Sehingga hal ini dapat mengurangi dampak dari masalah yang datang secara tiba-tiba.
Foto dengan para pelaku UMKM
Foto dengan para pelaku UMKM

Manfaat yang bisa diharapkan dari mempelajari strategi manajemen pengelolaan keuangan yang praktis bagi UMKM adalah pengelolaan keuangan bisnis yang lebih terencana dan terkendali.Sehingga akibat dan konsekuensi yang ditimbulkan dapat dijelaskan secara logis.

Penulis            : Dimas Farizki (Akuntansi 2018)

Editor              : Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum.