Serunya Materi Sambil Main Ular Tangga!

TAYU – Bermain merupakan kegiatan yang sangat digemari oleh anak-anak, khususnya kelompok usia yang berada di tingkat sekolah dasar. Apalagi, jika kegiatan bermain dilakukan bersama dengan teman-teman. Hmm…. Makin asyik, dong?

Inilah yang dilakukan oleh Tim KKN di Desa Jepat Kidul, Tayu, Pati pada Jumat (28/7). Program dilaksanakan dengan menggunakan metode permainan ular tangga. Setiap langkah yang maju, para pemainnya harus menjawab pertanyaan yang dilemparkan oleh kakak-kakak KKN. Pencetus program ini tidak lain adalah Valentino Marcel, mahasiswa Psikologi angkatan 2014.

20170728_103807-01

“Dengan bermain, anak jadi ngga akan merasa sedang diberikan materi. Ini juga akan ajdi tolak ukur yang bagus untuk melihat apakah mereka menangkap materi yang sudah kusampaikan,” tutur Marcel ketika ditanya mengapa memilih permainan sebagai metode penyampaian materi.

Ada pun materi yang disampaikan merupakan materi seputar pendidikan seksual. Marcel memilih materi ini mengingat banyaknya fenomena miris yang terjadi pada anak belakangan ini, seperti anak SD yang sudah pacaran, atau mengumbar kemesraan dengan pacarnya di jejaring sosial media, dan lain sebagainya. Peyampaian materi itu sendiri lebih kepada seperti apa tindakan yang boleh dan tidak boleh dilakukan kepada lawan jenis, bagian tubuh mana saja yang boleh disentuh, serta apa yag harus dilakukan jika ada orang asing yang mengajak mereka secara sembarangan.

Sasaran materi ini adalah siswa-siswi kelas 4 dan 5. Menurut Marcel pula, kelas yang dipilih ini dengan melihat  bahwa usia ini adalah usia mengenal pubertas, mendapat izin dari orangtua untuk mengakses sosial media secara bebas, serta masih merasa bebas karena belum fokus kepada ujian akhir.

Banyak siswa-siswi dari kelas selain kelas 4 dan kelas 5 yang antusias dan penasaran dengan program yang sedang dijalankan. Mereka mengintip melalui jendela kelas hingga para guru cukup kewalahan untuk menertibkan siswa-siswinya kembali ke dalam kelas.

 

Penulis: Nafisa Nurul Adina