Inovatif! Mahasiswa KKN UNDIP Mengubah Kulit Rambutan Menjadi Teh.

Semarang (28/1) – Rambutan bisa dibilang merupakan buah asli Melayu, seperti Indonesia dan Malaysia. Buah yang masih kerabat dari buah leci dan longan ini dapat dengan mudah ditemukan di kebun atau halaman milik masyarakat, terutama yang berada di pedesaan. Penanganannya pun tidak membutuhkan tenaga dan perhatian ekstra.

Kelurahan Kalisegoro banyak terdapat pohon rambutan, hampir setiap halaman rumah dan kebun warga memiliki pohon rambutan. Banyaknya pohon rambutan, menjadikan buah rambutan berlimpah di Kelurahan Kalisegoro. Setiap acara kelurahan seperti PJN, rapat koordinasi PKK, Musrembang, Sehingga menimbulkan limbah yang tidak dimanfaatkan, seperti kulit rambutan.

Kulit buah rambutan perlu dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna seperti dibuat menjadi teh. Pengolahan limbah kulit rambutan selain mengurangi sampah organik juga bermanfaat untuk kesehatan. Manfaat kulit rambutan antara lain mencegah diabetes, menangkal radikal bebas, mencegah diare, dan lain-lain. Pembuatan teh dari kulit rambutan juga mudah dibuat. Pertama kulit rambutan dipotong kecil – kecil, kemudian kulit rambutan dicuci lalu dijemur selama 5 hari hingga kering. Pembuatan yang mudah, sehingga diharapkan masyarakat Kelurahan Kalisegoro dapat membuat sendiri dan mencobanya. Target program ini yaitu ibu-ibu
PKK yang memiliki waktu luang dan keterampilan untuk berinovasi serta diharapkan teh kulit rambutan dapat menjadi oleh – oleh khas Kalisegoro.

Penulis : Gigih Febiawan Cindamara

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian

DPL : dr. Akhmad Ismail, M.Si.Med