Mahasiswa KKN UNDIP Menyulap Toples Bekas Menjadi Lampu Emergency

Sosialisasi Pemanfaatan Toples Bekas Sebagai Lampu Emergency kepada Bank Sampah RW 04 Kampung Sidojoyo oleh Mahasiswa Undip (Sumber : Penulis)

Wonosobo (30/1) – Sampah plastik adalah salah satu kontributor terbesar terhadap pencemaran lingkungan. Menurut Badan Pusat Statistika (BPS) pada tahun 2021, limbah plastik di Indonesia mencapai 66 juta ton per tahun. Salah satu jenis limbah plastik yang dapat diolah dan dimanfaatkan adalah toples plastik.

Melihat permasalahan tersebut, mahasiswa Universitas Diponegoro yang sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di RW 04 Kampung Sidojoyo, Kelurahan Pagerkukuh berinisiatif untuk melakukan sosialisasi pemanfaatan toples plastik menjadi lampu emergency. Untuk mempermudah kegiatan sosialisasi, dibuat rancangan lampu emergency serta buku manual pembuatan lampu emergency yang memanfaatkan toples plastik bekas.

Diagram Rangkaian Lampu Emergency (Sumber : Penulis)

Komponen lampu emergency terdiri dari 5 komponen elektronik, yakni baterai 18650 yang bisa diisi ulang, modul charger TP4056 yang memungkinkan untuk mengisi ulang baterai 18650, switch atau sakelar digunakan menghidupkan dan mematikan lampu, lampu HPL 1 Watt sebagai sumber penerangan, dan resistor 4,7 ohm yang digunakan untuk mengatur besar arus yang mengalir dan mencegah terjadinya kerusakan terhadap lampu HPL.

Foto Bersama Anggota Bank Sampah “Asri Jaya” RW 04 Kampung Sidojoyo (Sumber : Penulis)

Pelaksanaan sosialisasi ini dilakukan di Bank Sampah “Asri Jaya” RW 04 Kampung Sidojoyo. Pada kegiatan ini, anggota Bank Sampah “Asri Jaya” dijelaskan bagaimana cara merangkai komponen lampu emergency serta dilakukan demonstrasi penggunaan lampu emergency. Selama kegiatan juga terjadi diskusi terkait inovasi yang dapat diterapkan terhadap lampu emergency tersebut. Lampu emergency dan buku manual pembuatan lampu emergency kemudian diserahkan ke Bank Sampah “Asri Jaya” RW 04 Kampung Sidojoyo. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat RW 04 Kampung Sidojoyo dapat berinovasi dalam mengolah limbah bekas menjadi barang yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Penulis            : Ghani Artha Radian Irrianto

DPL                : Retna Hanani, S.Sos, MPP

Lokasi KKN   : Kelurahan Pagerkukuh, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah