Waspada Dampak Buruk Penyalahgunaan Narkoba Bagi Anak Dibawah Umur

Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang (02/02/2022) – Penyalahgunaan Narkotika masih menjadi salah satu pelanggaran hukum yang kerap dilakukan oleh masyarakat berusia produktif. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa anak dibawah umur dapat melakukan penyalahgunaan Narkotika.

Menurut BNN dalam Indonesia Drugs Report 2021, tercatat ribuan orang berusia dibawah 15 tahun sampai diatas 30 tahun baik dari kalangan Pejabat sampai Pengangguran, melakukan penyalahgunaan Narkotika. BNN juga menyebutkan Kota Semarang sebagai kawasan “Bahaya” penyalahgunaan Narkotika.

Kondisi pandemi yang tak berujung membuat banyak orang hidup dibawah tekanan dan mengalami stress berlebih. Tekanan finansial ataupun sosial yang dialami membuat masyarakat menggunakan jalur instan untuk mendapatkan ketenangan sesaat.

Sosialisasi mengenai “Penyalahgunaan Narkotika” kepada adik-adik di RW 001 Kelurahan Sumurboto bertujuan untuk memberikan kesadaran dan edukasi dini kepada anak dibawah umur akan bahaya penyalahgunaan Narkotika. Mereka harus sadar bahwa kawasannya terklarifikasi Bahaya Penyalahgunaan Narkotika oleh BNN, sehingga mereka harus maju bersama menggaungkan gerakan “STOP NARKOBA” dan “NO DRUGS” kepada dirinya dan keluarga.

Penulis : Surya Eka Pratama, Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik

Universitas Diponegoro

DPL : Marwini, S.HI., Lc., M.Si.

KKN TIM I Periode 2021/2022 Universitas Diponegoro Tahun 2021/2022

#KKNTimIUNDIP2022

#UNDIP

#P2KKN

#LPPMUNDIP

#KKNUNDIP2022

#PotensiDesa

#LawanNarkoba