Mahasiswa KKN Tim I UNDIP Menciptakan Alat Handsanitizer Otomatis sebagai Upaya dalam Mengurangi Penyebaran Covid di Kelurahan Plombokan

(Semarang, 13/02/2022) Berdasarkan data dari https://siagacorona.semarangkota.go.id/ pada hari kamis 10 Februari 2022 total kasus positif covid-19 di Kota Semarang sebanyak 90.544 orang. Data sebaran covid-19 yang diperoleh dari TribunJateng.com terdapat 59 kasus positif covid di Kecamatan Semarang Utara dengan rincian 1 kasus terkonfirmasi di Kelurahan Plombokan. Wilayah kelurahan tersebut saat ini berada pada status zona kuning. Artinya, wilayah tersebut memiliki risiko rendah penularan covid-19. Namun, upaya pencegahan penularan covid-19 tetap harus dilakukan dengan cara menerapkan protokol Kesehatan.

Oleh karena itu, kegiatan KKN pada masa pandemi dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) pada tahun ini memiliki tema “Sinergi Perguruan Tinggi dengan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Pada Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata”. Salah satu kegiatan KKN yang dilakukan adalah membuat alat handsanitizer otomatis. Tujuan pembuatan alat ini yaitu untuk meminimalisasi penularan covid-19 melalui sentuhan.

Diketahui bahwa penularan virus covid-19 dapat terjadi melalui droplet (percikan seseorang ketika batuk/berbicara), kontak erat dengan orang positif covid-19, dan menyentuh permukaan benda terkontaminasi. Handsanitizer yang ada di tempat umum biasanya dalam kemasan botol. Penggunaannya secara manual dengan cara menekan tutup botol atau bagian tengah botol. Artinya, handsanitizer telah disentuh oleh banyak orang. Hal ini tentunya kurang efektif untuk mencegah penularan covid-19. Maka, alat handsanitizer otomatis yang telah dibuat oleh mahasiswa KKN Undip sangat berperan dalam menerapkan protokol kesehatan

Penyerahan alat handsanitizer kepada Lurah Plombokan

Alat handsanitizer otomatis ini menggunakan sensor inframerah sebagai pendeteksi. Cara penggunaan alat ini sangat mudah, hanya dengan mendekatkan tangan ke bagian depan sensor maka cairan handsanitizer akan keluar dengan sendirinya. Tidak diperlukan kontak langsung dengan alat sehingga penggunaannya cukup efektif. Pada tanggal 8 Februari 2022, alat yang sudah penulis buat diserahkan ke pihak kelurahan untuk dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

Penulis : Rizki Wahyu Nadila, mahasiswa Fisika UNDIP KKN Tim I UNDIP 2022 di Kelurahan Plombokan

DPL : Nikie Astorina Yunita D, SKM., M.Kes