Mahasiswa Undip Mengenalkan Pentingnya Budaya Literasi Kepada Anak Sejak Usia Dini

SENDANG, KECAMATAN BRINGIN, (14/1) – Di masa pandemi COVID-19 ini UNDIP tetap melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), meskipun demikian dengan cara mematuhi protokol kesehatan. Pandemi tidak menjadikan alasan untuk mahasiswa UNDIP melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan ini terdiri dari beberapa program kerja. Pada saat ini budaya literasi harus dikenalkan kepada anak sejak usia dini.

Mahasiswa Universitas Diponegoro dari jurusan S1 Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya yang menjadi bagian dari Tim 1 KKN UNDIP 2021/2022 telah melaksanakan salah satu program kerjanya yaitu “Mmembangun Budaya Literasi Sebagai Upaya Optimalisasi Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini”. Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa. Budaya literasi terlebih dahulu harus dimulai dari orang tua salah satunya dengan membudidayakan membaca buku di rumah, sehingga menjadi kebiasaan baik yang akan ditiru oleh anak-anaknya sejak dini hingga nanti beranjak dewasa. Contoh lain yang bisa dilakukan yaitu dengan mengadakan kegiatan bermain dan belajar yang menyenangkan. Seperti membacakan buku cerita anak, dengan mendongeng akan memancing rasa ingin tahu atas apa yang ingin dilihat dan didengarkan apalagi menggunakan buku yang dilengkapi dengan media gambar di dalamnya, dengan begitu akan menarik minat dan perhatian serta menambah pengetahuan literasi baca tulisnya. Bermain adalah kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dari anak-anak, namun dalam kegiatan bermain perlu diselipkan pembelajaran literasi.

Program kerja ini dilaksanakan di KB AL IKHLAS Dusun Pondok Desa Sendang. Kegiatan ini dilakukan secara langsung dengan cara yang pertama yaitu dengan memberikan sosialisasi kepada guru di KB AL IKHLAS. Kemudian pengenalan sederhana kepada anak-anak tentang pentingnya budaya literasi. Untuk menambah pengertian anak juga mulai dari sekarang menerapkan kepada guru untuk menceritakan kepada anak mengenai dongeng-dongeng sederhana yang mudah dipahami, guru juga memberikan kesempatan anak untuk bercerita mengenai apa saja yang ingin diceritakan karena dengan begitu anak lebih mendapatkan kebebasan dalam bercerita.

Putri Shela Safitri – Sastra Indonesia 2018
Dosen Pembimbing : Dr. Teguh Suprihatin. S.SI., M.SI
Dusun Pondok, Desa Sendang, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang

KKN UNDIP Tim 1 Periode 2021/2022