“FOOD WASTE SEMAKIN MARAK, SAMPAH ORGANIK TERUS BERTAMBAH” Mahasiswa UNDIP Melakukan Sosialisasi Bahaya dan Dampak dari Food Waste Serta Membagi Tips Menyimpan Bahan Pangan

food-waste-2
Bekasi (15/7/2022) – Salah satu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melakukan sosialisasi sekaligus edukasi mengenai food waste, yang meliputi bahaya, dampak, hingga tips menyimpan bahan pangan agar bahan pangan memiliki umur simpan yang lebih panjang sehingga food waste dapat diminimalisir. Program kerja ini dilakukan untuk memenuhi tugas monodispilner yang dibawakan oleh Mutiara Suci Cahyani (21), mahasiswa Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, angkatan 2019, pada hari Jum’at, 15 Juli 2022. Sosialisasi ini dihadiri oleh para ibu rumah tangga, termasuk Ibu-ibu PKK, RW 06 Kelurahan Jatiwarna, Kota Bekasi. Program kerja ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada para ibu rumah tangga tentang food waste yang sering dilakukan akan menimbulkan dampak negative bagi kesehatan juga bagi lingkungan. Masih terdapat banyak masyarakat yang sering melakukan food waste, yang dimana hasil dari food waste tersebut menyebabkan terjadinya penumpukan sampah, khususnya sampah organic dari makanan. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2022 menampilkan sebanyak 40% dari total sampah yang dihasilkan masyarakat adalah sampah makanan. Menurut Ilmi dan Setyabudi (2019) food waste tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat berdampak pada aspek kesehatan dan aspek social, yaitu makanan menjadi sulit didapat sehingga menyebabkan terjadinya gizi buruk.

food-waste-1
Acara sosialisasi ini dilaksanakan di salah satu rumah warga yang terletak di RT 01 RW 06, Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Acara ini dihadiri oleh para ibu rumah tangga, sekitar 25 orang, termasuk ibu-ibu PKK wilayah RW 06. Acara ini dimulai pada pukul 16.00 WIB yang diawali dengan memberikan pemahaman berupa materi mengenai pengertian food waste, bahaya dari food waste, dampak food waste, cara meminimalisir food waste, dan memberikan salah satu contoh yang dapat dilakukan untuk mengolah sampah makanan, hingga memberikan tips kepada ibu-ibu mengenai cara menyimpan bahan pangan agar tidak cepat rusak guna mencegah food waste. Acara ini juga disertai dengan melakukan sesi sharing dan pembagian doorprize agar materi yang disampaikan menjadi lebih menarik, mudah dipahami, serta mudah diterima. Pada sesi sharing, terdapat beberapa ibu-ibu yang bercerita bahwa masih cukup sering melakukan food waste, bagaimana mereka menyimpan bahan pangan, serta terdapat pula ibu-ibu yang sharing bahwa pernah membuat pupuk kompos dari sampah makanan. Mahasiswa menanggapi setiap cerita dan pertanyaan yang disampaikan oleh para ibu rumah tangga serta memberikan beberapa masukan terkait cara menyimpan bahan pangan.

Penulis : Mutiara Suci Cahyani – 23020119140067 – Teknologi Pangan
DPL : dr. Siti Fatimah, M. Kes.
Lokasi : Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat