Mahasiswa Undip Mengubah Momok Menakutkan Anak-Anak menjadi Menyenangkan: Bermain Sambil Belajar Bahasa Inggris Bersama Anak-Anak RW 03 Kelurahan Gebang Raya!

Kota Tangerang (27/07/2022) – Selama 2 pekan, anak-anak RW 03 belajar bahasa Inggris secara intens sebagai bagian dari pemenuhan program kerja monodisipliner KKN mengenai “Pengenalan dan Pengajaran Silabus ESL (English as Second Language) level A1-A2”. ESL sendiri merupakan pendekatan pengajaran Bahasa Inggris untuk penutur yang tidak menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa ibu maupun bahasa komunikasi sehari-hari. Level ESL ditentukan oleh lembaga Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Tingkatan atau levelnya pun bervariasi, mulai dari Beginner (A1), Elementary (A2), Intermediate (B1), Upper Intermediate (B2), hingga Advanced (C1) dan Proficient (C2).

1658749398861

Sebelum melaksanakan program kerja monodisipliner ini, diketahui bahwa banyak anak Sekolah Dasar di RW 03 belum benar-benar mengetahui dan memahami cara menggunakan Bahasa Inggris yang tepat meskipun sudah dipelajari di sekolah. Hal ini dikarenakan tidak ada standarisasi khusus mengenai tingkat pemahaman masing-masing anak. Oleh karena itu, menggunakan panduan mengajar ESL dan level CEFR, pengajaran Bahasa Inggris secara komprehensif dan menyenangkan akhirnya dilaksanakan.

Di awal pertemuan, anak-anak diberikan tes sederhana untuk menilai sejauh mana pemahaman Bahasa Inggris mereka. Setelah memeriksa hasil tes, para anak dikelompokkan menjadi 2 kelompok belajar dengan level A1 (Beginner) dan A2 (Elementary).

Pengelompokkan berdasarkan level ternyata dapat membantu anak-anak untuk memahami dan menggunakan Bahasa Inggris lebih efektif karena menyesuaikan tingkat pemahaman yang telah dicapai sebelumnya sehingga pengajar juga bisa menyesuaikan materi pembelajaran.
Tidak hanya belajar materi, anak-anak juga bermain sambil menggunakan Bahasa Inggris, seperti halnya tebak-tebakkan dan menggambar dengan petunjuk Bahasa Inggris sederhana. Selingan permainan di tengah proses pembelajaran efektif mengundang anak-anak yang awalnya ragu dan takut untuk ikut kelompok belajar, kemudian menjadi antusias belajar Bahasa Inggris.
Pengaplikasian materi di tiap selingan bermain membuat para anak memahami Bahasa Inggris secara aktif–tidak hanya secara tulisan namun juga lisan.

1658749371033

Dengan pelaksanaan pengajaran Bahasa Inggris dengan pendekatan ESL untuk anak-anak RW 03, diharapkan tidak ada lagi siswa SD sekitar yang merasa takut belajar Bahasa Inggris karena Bahasa Inggris bukan lagi momok menakutkan, namun justru menyenangkan!

Penulis: Khoirulia Ferdiani (Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya)
DPL: Karnoto., ST., MT
Lokasi: Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten