Sisa Kulit Buah dan Sayur Jangan Dibuang! Mahasiswa Tim II KKN Undip Memberi Edukasi Mudah Membuat Econzym di Rumah!

20220722-211136

Bekasi (21/7) – Sampah merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh banyak kota termasuk di Kabupaten Bekasi yang memiliki mekanisme pengelolaan sampah yang bertumpu pada pendekatan akhir, yaitu sampah dikumpulkan, diangkut, dan dibuang ke tempat pemrosesan akhir sampah. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, H. Uju pada 2020 mengatakan bahwa volume sampah di Kabupaten Bekasi sudah memasuki kategori darurat. Dalam satu hari sampah di Kabupaten Bekasi mencapai 2.000 ton, namun pemerintah daerah hanya mampu mengangkut 800 ton. Berdasarkan survey lokasi, permasalahan terutama berasal dari sampah organik. Sampah organik dapat berasal dari dedaunan kering maupun sampah dapur rumah tangga masing-masing warga.

Hal ini lah yang menggerakkan salah satu mahasiswa Undip, Annisa Aura Rachmawati untuk mengangkat issue ini menjadi program Program Kuliah Kerja Nyata Tim II Undip. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan pada Kamis, 21 Juli 2022 di RW 024 Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Program dimulai dengan sosialisasi dan edukasi pengertian, manfaat dan cara membuat ecoenzyme dengan alat dan bahan yang sudah ada di rumah serta praktek cara membuat ecoenzyme oleh mahasiswa. Kegiatan ini dilakukan dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan COVID-19 sehingga dibatasi jumlah peserta hanya 10 orang saja. Pada akhir sosialisasi dan edukasi, peserta mendapat produk akhir ecoenzyme serta video edukasi yang berisi cara membuat serta hal-hal yang harus diperhatiakn dalam membuat econezyme yang dibagikan melalui WhatsApp group.

20220722-205430

Program kerja ini disambut baik oleh ibu-ibu warga RW 024 yang dapat dilihat oleh betapa antusiasnya para ibu-ibu melontarkan pertanyaan dan pendapat. Seperti Ibu Mirna yang bertanya apa ecoezyme dapat menggunakan sisa makanan yang sudah di masak dan berapa lama ecoenzyme dapat dipanen. Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini, ibu-ibu RW 024 dapat mempraktikan ilmu yang di dapat dan mengolah sisa sampah organiknya menjadi ecoenzyme yang memiliki daya manfaat lebih besar dan mampu mengajak masyarakat sekitar untuk memakai ecoenzyme melalui video edukasi yang sudah disebarkan ke grup WhatsApp warga.

Penulis : Annisa Aura Rachmawati | Biologi 2019
DPL : Nissa Kusariana, S.KM., M.Kes