Pengemasan Produk UKM Makanan Tahan Lama di Gubuk Tiwul, Desa Ngerangan Klaten Jawa Tengah.

Mahasiswa KKN Tematik Universitas Diponegoro dengan mengusung tema Sustainable Rural Tourism Pemberdayaan Masyarkat yang Resonsif melakukan pengabdian di Dukuh Kenteng, Desa Ngerangan, Kabupaten Klaten tepatnya di Gubul Tiwul. Gubuk Tiwul sendiri merupakan Unit Kecil Menengah yang mengembangkan usahanya dibidang produk makanan. Awal mula berdirinya gubuk tiwul berasal dari lahan kosong milik RT setempat yang tidak terpakai kemudian dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai rumah makanan. Pembangunan Gubuk Tiwul bermodalkan dengan Rp.0 dengan dibantu gotong royong warga sekitar dan memanfaatkan pohon bambu sekitar sebagai sarana perlengkapan usaha tersebut seperti pembuatan gubuk, meja dan lain-lain. Selain memanfatkan pohon bambu warga sekitar juga memanfaatkan rating rating kayu sekitar sebagai hiasan Gubuk Tiwul yang dibentuk sesuai ukuran yang diinginkan.

Sesuai dengan namanya produk yang diunggulkan dalam gubuk tiwul merupakan produk tiwulnya. Awalnya produk tiwul hanya tersedia dalam makanan siap saji yang dihidangkan bersama lauk pauk seperti ikan bandeng dan ayam. Namun, dengan seiring berkembangnya produk tiwul di pasaran gubuk tiwul mencoba untuk menggeluarkan produk instan setengah jadi dan produk snack yang berbahan dasar tiwul. Untuk produk instan-nya berupa tiwul instan sedangkan untuk snack-nya berupa gogik tiwul. Tiwul instan dan gogik tiwul merupakan produk makanan tahan lama yang perlu pengemasan yang sesuai dengan komposisi produk serta cara penyajiannya.

Tiwul instan merupakan produk tiwul yang dikeringkan dan dapat dikonsumsi dengan jangka waktu simpan kurang lebih 5-6 bulan. Bahan baku tiwul instan merupakan tepung tiwul yang dikeringkan secara sempurna dibawah sinar matahari oleh karena itu, pengemasan yang sesuai dengan produk tiwul instan berbahan plastik fleksibel nylon, bahan tersebut memiliki tingkat elastis yang cukup tinggi dengan daya keratnya cukup kerat. Selain itu, kemasan tersebut mudah dijumpai dalam toko plastik sekitar Desa Ngerangan. Gogik tiwul merupakan produk snack yang berbahan tiwul dengan proses penggorengan di suhu tertentu dengan waktu simpan satu bulan, namun dengan mempertahankan kualitas gogik tersendiri dilakukan penambahan oksigen absorber sebagai alat penyerap udara dan meminimalisir oksigen dalam kemasan bertujuan menjaga timbulnya jamur dan bakteri pada produk gogik. Karena produk gogik merupakan produk yang mengandung minyak yang rawan terjadi ketengikan jika terpapar oksigen terlalu banyak. Dalam kemasan produk gogik sendiri menggunakan toples plastik berbahan PET( Polyethylene Terephtalate). Penggunaan bahan plastik PET( Polyethylene Terephtalate dikarenakan sesuai dengan aturan food grade dengan sifat berwarna jernih, kuat, tahan pelarut, kedap gas dan air. Dengan adanya program kerja yang berkaitan dengan pengemasan tahan lama dapat diharapkan Gubuk Tiwul dapat mengembahkan produk lainnya serta dapat bersaing di pasaran produk UMKM daerah setempat.