Proklim : Masyarakat Mandiri, Iklim Terjaga

recap-klaster-01

Pekunden, Kota Semarang (07/08/2022), Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Lingkungan saat ini sedang gencar dalam pelaksanaan program Kampung Iklim atau ProKlim. Bentuk dari program ini yaitu penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi GRK. Komponen utama proklim adalah “Adaptasi” dan “Mitigasi” dengan bentuk kegiatan yang dapat dilakukan diantaranya ialah peningkatan ketahanan pangan dan peningkatan tutupan vegetasi. Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro, Tsaltsa Maulida Ashrey Ammar bekerja sama dengan Kelurahan Pekunden turut aktif mendukung pemerintah dalam pelaksanaan program ProKlim. Kemandirian masyarakat dalam ketahanan pangan dan kegiatan penghijauan menjadi salah satu fokus utama yang diperhatikan di wilayah Kelurahan Pekunden. Untuk itu perlu dilakukan tindakan lebih lanjut untuk mendukung kegiatan program kampung iklim ini. Bentuk program kerja yang dilaksanakan di Kelurahan Pekunden dalam upaya mendukung program ProKlim yaitu mengembangkan suatu klaster tanaman yang memiliki fungsi untuk penghijauan dan juga mendukung peningkatan ketahanan pangan.

Klaster Tanaman merupakan suatu bentuk pengelompokkan tanaman berdasrkan jenis dan maanfaatnya dimana dalam pembagiannya dibagi menjadi 3 klaster yaitu klaster tanaman apotek, klaster tanaman sayur dan klaster pembibitan tanaman. Tujuan dari pengelompokkan tanaman berbentuk klaster yaitu dapat membentuk kemandirian masyarakat dalam pemenuhan bahan pangan terutama sayuran serta menjadikan Kelurahan Pekunden menjadi lebih hijau. Bentuk klaster tanaman yang dibuat berupa pembuatan taman dengan pemetaan tanaman tanaman dengan jenis tertentu dan diberikan label tiap tanaman untuk memudahkan masyarakat dan mengidentifikasi jenis dan manfaat tanaman.

pak-bagas-01

Pengembangan klaster tanaman di sekitar kantor kelurahan dilakukan pada hari Rabu, 20 Juli 2022. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN UNDIP bersama dengan staff kantor Kelurahan Pekunden. Jenis tanaman yang ditanam diantaranya ialah cabai, jahe, kunyit, tomat, okra, bunga telang, terong dan lainnya. Kegiatan ini didukung penuh oleh pihak Kelurahan Pekunden. “Pembuatan klaster tanaman menurut saya sangat baik sekali, selain bisa membuat masyarakat semakin mandiri dan berhemat tetapi bisa menambah lingkungan menjadi lebih asri, gitu sih” ucap Pak Bagas selaku sekretaris Kelurahan Pekunden. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat membantu masyarakat Pekunden menjadi lebih mandiri dalam kebutuhan pangan dan menjadikan lingkungan menjadi lebih hijau. Salam sehat selalu pembaca~