Akreditasi Sekolah Semakin Dekat, Mahasiswa KKN Undip Ubah Gudang jadi Perpustakaan di SDN Sindang Barang 1.

IMG-20220803-093546

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro merapihkan rak di perpustakaan

Perpustakaan sekolah merupakan hal vital yang harus ada di sebuah sekolah. Peranan yang signifikan untuk mendukung para siswa gemar membaca dan meningkatkan literasi informasi dan juga untuk mengembangkan siswa supaya dapat belajar secara optimal dan independen. Untuk mencapai sebuah tujuan maka perpustakaan sekolah harus melaksanakan fungsinya sebagai pusat pendidikan dan informasi bagi para warga sekolah. Untuk melaksanakan fungsi-fungsi tersebut, perpustakaan sekolah harus menghimpun, mengelola, dan menyajikan bahan pustaka sebagai sumber informasi yang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para penggunanya. Keadaan perpustakaan di sebuah sekolah memberikan pengaruh besar dalam pentingnya dunia pendidikan dan kemajuan kualitas bangsa dalam dunia pendidikan. Perpustakaan bertujuan untuk memberikan layanan informasi bagi para warga sekolah tanpa memandang latar belakang, umur, suku dan lain sebagainya.
Setiap tahunnya, akreditasi atau penilaian terhadap sekolah selalu dilakukan untuk menilai sebuah sekolah agar semakin meningkatkan mutu dan kualitas dari sekolah yang menjadi sasaran akreditasi. Pada bulan September ini, tim akreditasi sekolah akan mendatangi SDN Sindang Barang 1. Para guru dan staff sekolah giat menyiapkan seluruh wilayah sekolah untuk mendapatkan penilaian yang terbaik, mulai dari mengecat tembok, merapikan tumbuhan, memperindah lingkungan sekolah, serta merapikan perpustakaannya. Perpustakaan di SDN Sindang Barang 1 dapat dikatakan kurang terurus dengan baik, hal ini disebabkan karena banyaknya buku yang ada tetapi sedikitnya tempat untuk menyimpan seluruh buku yang ada.

IMG-20220803-122822-129

Kumpulan buku sebelum dirapihkan

Sehingga banyak sekali buku yang tidak memiliki tempat atau rak yang pada akhirnya hanya ditaruh dibawah lantai. Selain itu, banyak sekali buku yang ditutupi oleh debu tebal karena jarang sekali di bersihkan dan dirawat.
Hal itulah yang membuat mahasiswa KKN Universitas Diponegoro tergerak untuk membantu mengubah dan merapihkan perpustakaan yang terlihat seperti gudang menjadi perpustakaan sesungguhnya. Mulai dari merapikan buku-buku yang digunakan saat menggunakan kurikulum 2006 atau KTSP hingga menyusun buku sesuai temanya. Selain itu, mahasiswa Universitas Diponegoro juga menghitung keseluruhan buku yang ada di perpustakaan SDN Sindang Barang 1, baik itu fiksi maupun non-fiksi.

IMG-20220803-122826-542

Buku yang sudah dirapihkan

Merapikan perpustakaan SDN Sindang Barang 1 membutuhkan waktu yang cukup lama, hal ini dikarenakan banyaknya buku dan arsip yang harus disortir sesuai dengan temanya, serta perpustakaan tersebut juga harus dirapihkan dan dibersihkan ulang karena banyak sekali debu yang bersarang. Hal ini sangat disayangkan karena perpustakaan yang dimiliki oleh SDN Sindang Barang 1 jarang dikunjungi oleh para siswa maupun guru. Para siswa akan datang ke perpustakaan hanya jika mereka diperintahkan oleh guru untuk mengambil buku pelajaran.

Penulis: Aisha Sukma Bening, NIM 13030119120013, Mahasiswa Program Studi Ilmu Sejarah FIB Universitas Diponegoro.
Dosen Pembimbing Lapangan: Ir. Rudy Hartanto S,Pt., Ph.D., IPM
Lokasi: Kelurahan Sindang Barang, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat

#KKNtimIIperiode2022
#LPPMUndip
#p2kknundip
#undip